PLN Sumut Respons Desakan DPRD, Pastikan Listrik Stabil Saat Ramadan
Kantor PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (UID Sumut).(Foto: istimewa)
RUBIS.ID, MEDAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Utara memastikan tidak akan melakukan pemadaman listrik terencana selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di seluruh wilayah Sumatera Utara dan Pulau Nias.
Pihak PLN menegaskan, seluruh kegiatan pemeliharaan preventif telah dilaksanakan sebelum memasuki Ramadan. Dengan demikian, tidak ada jadwal pemeliharaan yang mengakibatkan listrik padam selama bulan puasa.
“Selama bulan Ramadan dipastikan tidak akan dilaksanakan pemeliharaan dengan kondisi padam. Seluruh kegiatan pemeliharaan preventif sudah dilakukan sebelum Ramadan. Namun apabila terjadi padam, maka sifatnya adalah gangguan atau kondisi yang tidak direncanakan,” ujar Manager Komunikasi dan TJSL Surya Saputra Sitepu kepada rubis.id melalui pesan singkatnya, Sabtu (21/2).
PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat ditangani dengan cepat dan responsif oleh petugas di lapangan.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya pada waktu-waktu krusial seperti sahur dan tarawih, PLN telah menyiapkan personel siaga beserta peralatan pendukung.
“PLN telah menyiapkan personel siaga berikut dengan peralatan pendukung seperti genset, Unit Gardu Bergerak (UGB), dan UPS,” jelasnya.
Secara keseluruhan, PLN menurunkan sebanyak 3.121 personel siaga di wilayah Sumatera Utara dan Pulau Nias. Selain itu, disiapkan 118 unit genset, 96 unit UGB, 49 unit UPS, serta 16 unit mobil crane yang tersebar di berbagai titik strategis guna mengantisipasi gangguan kelistrikan.
PLN kembali menegaskan tidak ada pemadaman terencana atau terjadwal selama bulan Ramadan. Menanggapi desakan Anggota DPRD agar tidak terjadi pemadaman selama Ramadan, pihak PLN menyatakan telah melakukan langkah antisipatif dengan melaksanakan pemeliharaan jaringan lebih awal sebelum bulan puasa dimulai.
Dengan kesiapan tersebut, PLN berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman dan khusyuk tanpa gangguan kelistrikan. (*)

Komentar