Jalan Provinsi di Batang Natal Terbelah dan Rusak Parah, Aswin Parinduri Ultimatum Pemprov Sumut Bertindak

RUBIS.ID, MADINA – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aswin Parinduri, memberikan sorotan tajam terhadap kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah Kecamatan Batang Natal, khususnya di Desa Sipogu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Kamis (26/02/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Aswin melalui pesan WhatsApp pribadinya kepada awak media, menyusul viralnya kondisi jalan rusak parah di Desa Sipogu yang dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, kerusakan jalan yang sudah mencapai level “parah” itu tidak hanya menghambat aktivitas perekonomian warga, tetapi juga mengancam keselamatan sekitar 1.150 jiwa masyarakat yang menggantungkan mobilitasnya pada akses tersebut.

Keluhan Rakyat yang Terabaikan

Berdasarkan tinjauan lapangan dan laporan masyarakat, ruas jalan yang menghubungkan sejumlah titik vital di Batang Natal kini dipenuhi lubang besar dan genangan air saat hujan. Bahkan, di beberapa titik badan jalan disebut sudah terbelah, sehingga memperparah kondisi akses transportasi.

Akibatnya, mobilitas warga menjadi terhambat dan waktu tempuh perjalanan meningkat hingga dua kali lipat dari biasanya. Risiko kecelakaan pun semakin tinggi, terutama bagi pengendara roda dua dan truk logistik yang kerap terperosok ke dalam lubang jalan.

Tak hanya itu, biaya distribusi barang ikut membengkak sehingga berdampak pada kenaikan harga bahan pokok di wilayah sekitar akibat sulitnya akses pengangkutan.

Pernyataan Tegas Aswin Parinduri

Aswin menegaskan bahwa masyarakat Batang Natal memiliki hak yang sama untuk menikmati infrastruktur yang layak seperti daerah lain di Sumatera Utara. Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak menutup mata terhadap kondisi yang dialami warga di wilayah pesisir Madina tersebut.

“Kami tidak ingin mendengar lagi alasan klasik soal anggaran. Rakyat butuh solusi nyata, bukan sekadar janji perbaikan di atas kertas. Jalan ini adalah urat nadi ekonomi warga. Jika dibiarkan, ketimpangan pembangunan di Madina akan semakin lebar,” tegasnya.

Desak Dinas PUPR Segera Bertindak
Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, Aswin mendesak agar segera melakukan langkah konkret, antara lain:

* Melakukan audit kerusakan untuk memetakan titik-titik paling kritis yang memerlukan penanganan darurat.

* Melakukan rehabilitasi segera, baik melalui alokasi dana pemeliharaan berkala maupun peningkatan jalan secara permanen dalam tahun anggaran berjalan.

* Menjamin transparansi jadwal pengerjaan, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian kapan alat berat akan diturunkan ke lokasi.

Aswin berharap pemerintah provinsi segera merespons kondisi tersebut agar aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat Batang Natal dapat kembali terjamin. Ia juga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada realisasi perbaikan di lapangan.(RR)

Komentar

Loading...