Legislator Muda Desak Pemkab Madina Perbaiki Lampu Jalan di Kotanopan

RUBIS.ID, MADINA – Legislator muda Mandailing Natal, Irham Syururi Nasution, mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) segera memperbaiki lampu penerangan jalan umum (PJU) yang rusak di sepanjang median jalan Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan.

Menurut Irham, kerusakan lampu jalan tersebut menyebabkan ruas jalan di kawasan itu gelap gulita pada malam hari. Padahal, Kotanopan berada di jalur strategis lintas Sumatera dengan arus kendaraan yang cukup padat setiap harinya.

“Rusaknya lampu jalan ini sangat mengganggu pandangan pengendara. Selain itu, minimnya penerangan juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, Rabu (28/2/2026), melalui pesan WhatsApp.

Irham menyebutkan, persoalan lampu jalan yang rusak sebenarnya telah beberapa kali disampaikan kepada dinas terkait. Namun hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan signifikan di lapangan.

“Melalui media ini, kita mendesak dinas terkait agar segera memperbaikinya. Kotanopan sudah terlalu lama gelap gulita. Jangan sampai harus ada korban jiwa akibat kecelakaan baru dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, mulai dari trotoar Jembatan Singengu hingga kawasan Jambur Tarutung di Kelurahan Pasar Kotanopan, hanya segelintir lampu jalan yang masih berfungsi dengan baik. Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Selain perbaikan lampu penerangan, Irham juga meminta agar rambu-rambu lalu lintas yang jelas dan mudah terlihat segera dipasang di sepanjang jalur tersebut. Minimnya rambu serta kurangnya penerangan disebut menjadi salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan.

“Median jalan di wilayah Jambur Tarutung sudah banyak yang hancur karena sering ditabrak kendaraan. Hal serupa juga terjadi di trotoar dekat Jembatan Singengu. Bahkan rambu lalu lintas berupa lampu juga rusak akibat ditabrak mobil. Ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Madina,” ujarnya.

Ia menilai, kondisi ini sangat ironis mengingat Kotanopan merupakan ibu kota kecamatan. “Bagus atau indahnya suatu kota di malam hari sangat bergantung pada penerangannya. Jangan sampai Kotanopan terkesan seperti kota ‘hantu’ hanya karena lampu jalannya tidak berfungsi,” pungkas Irham.(RR)

Komentar

Loading...