Macan Asia Indonesia (MAI) Medan dan DLH Satu Komando, Siap Tindak Tegas Pelanggar Lingkungan

Ket : Jajaran pengurus Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan berfoto bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlayabana, usai pertemuan strategis di Kantor DLH Medan, Senin (2/3/2026).(Foto: Tim/ Istimewa)

RUBIS.ID, MEDAN – Langkah konkret menjaga kedaulatan lingkungan di Kota Medan semakin diperkuat. Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan menyatakan sikap berdiri satu komando bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan untuk mengawal regulasi serta menindak tegas pelaku usaha yang mengabaikan kelestarian alam.

Komitmen tersebut lahir dalam pertemuan strategis yang digelar di Kantor DLH Kota Medan, Senin sore (2/3/2026). Ketua MAI Kota Medan, Suwarno, S.E., M.M., didampingi Sekretaris Zullifkar AB, S.T., Bendahara Said Ilham Assegaf, S.H., M.IKom., Kabid Hukum Andrean F Situmorang, S.H., serta Wadan Satgas Adi Syahputra, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkompromi terhadap praktik usaha yang merusak ekosistem demi keuntungan sepihak.

Suwarno menekankan, pertumbuhan ekonomi melalui sektor industri memang penting bagi pendapatan daerah. Namun, ketaatan terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) merupakan harga mati.

“Kita mendukung investasi dan operasional usaha di Medan, namun hak publik untuk mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah tidak boleh ditawar. Macan Asia Indonesia Kota Medan mendukung penuh DLH untuk berdiri tegak di atas regulasi,” tegasnya di hadapan jajaran pimpinan DLH.

Dalam pertemuan tersebut, isu pelanggaran aturan lingkungan oleh sejumlah pelaku usaha menjadi sorotan utama. Kepala DLH Medan, Melvi Marlayabana, didampingi dua kepala bidang, Alwi Hendra dan Junaidi Lumbangaol, mengungkapkan pihaknya telah mengambil langkah tegas berupa sanksi administratif kepada PT Kemas Anugerah Swastika yang saat ini berada dalam pengawasan ketat Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera.

“Apapun hasil rekomendasi dari Balai Gakkum KLHK, akan kami jalankan secara konsisten. Kami tidak akan ragu menjalankan regulasi terkait ketaatan aturan lingkungan hidup,” ujar Melvi.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh MAI Medan. Sebagai organisasi yang menjunjung program “Indonesia Asri” yang digagas Presiden Prabowo Subianto, MAI menyatakan siap menjadi mitra strategis dalam mengawasi penerapan aturan di lapangan.

Suwarno optimistis, sinergi antara MAI Medan dan DLH akan mampu mewujudkan empat pilar utama pembangunan lingkungan, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kerja sama ini juga disebut selaras dengan arahan Ketua DPD MAI Sumut, RM Khalil Prasetyo, STI., M.Kom., bahwa sebagai organisasi independen, Macan Asia Indonesia hadir tidak hanya untuk mendampingi pemerintah menjalankan program kerakyatan berbasis Asta Cita, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh hak-haknya demi kesejahteraan dan persatuan.

Lebih jauh, kolaborasi ini dinilai menjadi bukti bahwa jargon “Medan untuk Semua” yang diusung Wali Kota Medan, Rico Waas, hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen baik pemerintah maupun organisasi masyarakat memiliki keberanian yang sama dalam menegakkan aturan demi masa depan lingkungan yang lebih baik.(*)

Komentar

Loading...