PLN UID Sumut Resmikan DRC dan HSSE Control Center, Percepat Pemulihan Gangguan Listrik
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri saat melakukan pengguntingan Pita tanda peresmian Disaster Recovery Center dimana DRC merupakan fasilitas baru yang dapat digunakan untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur pasca bencana.(Dok.PLN)
RUBIS.ID, MEDAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat transformasi layanan kelistrikan berbasis digital dengan meresmikan Disaster Recovery Center (DRC) dan HSSE Control Center. Kehadiran dua fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kecepatan penanganan gangguan sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Peresmian dilakukan oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, serta General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir pada Sabtu (28/3) di Medan.
DRC yang dikelola oleh UP2D Sumatera Utara berfungsi sebagai pusat kendali pemulihan sistem kelistrikan secara cepat dan terintegrasi. Melalui sistem ini, PLN mampu melakukan pemantauan gangguan secara real-time, analisis kondisi jaringan, serta pengendalian proses pemulihan secara terpusat sehingga waktu pemulihan dapat ditekan secara signifikan, baik akibat gangguan teknis maupun bencana alam.
Selain itu, kehadiran DRC juga memperkuat ketahanan sistem distribusi PLN di wilayah Sumatera Utara yang memiliki tantangan geografis serta potensi cuaca ekstrem, sehingga keandalan pasokan listrik bagi pelanggan tetap terjaga.
Sementara itu, HSSE Control Center menjadi inovasi dalam memperkuat budaya keselamatan kerja. Fasilitas ini memungkinkan pemantauan langsung aktivitas petugas di lapangan melalui sistem terintegrasi, termasuk kondisi lingkungan kerja dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Dengan demikian, potensi risiko dapat diidentifikasi lebih dini dan langkah mitigasi dapat segera dilakukan.
Arsyadany menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci dalam menghadapi kompleksitas operasional kelistrikan saat ini. Ia menyebut, transformasi PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga memastikan seluruh personel bekerja secara aman.
“DRC dan HSSE Control Center ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem kelistrikan yang tangguh, responsif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Mundhakir menambahkan bahwa kehadiran kedua fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PLN mencapai operational excellence yang berkelanjutan.
“Ini adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang cepat, andal, sekaligus mengedepankan keselamatan kerja. Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan dan keamanan petugas di lapangan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arah transformasi PLN dalam mendukung transisi energi nasional.
Dengan hadirnya DRC dan HSSE Control Center, PLN UID Sumatera Utara optimistis mampu meningkatkan kecepatan respons terhadap gangguan, meminimalkan risiko kecelakaan kerja, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan.(*)




Komentar