Stasiun Kisaran Layani 54.866 Penumpang pada Maret 2026, Kian Kokoh Jadi Jantung Ekonomi Asahan
RUBIS.ID, ASAHAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja positif di Stasiun Kisaran sepanjang Maret 2026. Stasiun yang telah beroperasi selama 111 tahun ini melayani sebanyak 54.866 penumpang, meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 44.324 pelanggan.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan ini didorong tingginya mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bisnis maupun perjalanan mudik.
“Lonjakan pelanggan di Stasiun Kisaran pada Maret 2026 tidak terlepas dari momentum libur Hari Raya Nyepi, Idulfitri 1447 H, serta cuti bersama Lebaran 2026. Hal ini mendorong peningkatan mobilitas masyarakat melalui pintu gerbang utama Kabupaten Asahan,” ujarnya.
Sebagai simpul transportasi strategis, Stasiun Kisaran melayani 12 perjalanan kereta api reguler setiap hari. Layanan tersebut terdiri dari enam perjalanan KA Putri Deli rute Medan–Tanjungbalai pulang-pergi dan enam perjalanan KA Sribilah Utama rute Medan–Rantauprapat pulang-pergi. Pada periode puncak seperti libur panjang dan angkutan Natal dan Tahun Baru, KAI juga mengoperasikan KA Sribilah Fakultatif guna memenuhi lonjakan permintaan.
Tak hanya melayani angkutan penumpang, Stasiun Kisaran juga berperan penting dalam distribusi logistik, khususnya komoditas unggulan Sumatera Utara seperti crude palm oil (CPO) dan lateks. Komoditas tersebut dikirim menuju Stasiun Belawan yang terhubung langsung dengan pelabuhan internasional.
“Stasiun Kisaran bukan sekadar tempat naik-turun penumpang. Kami juga melayani angkutan CPO dan lateks yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan provinsi,” tambah Anwar.
Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, KAI Divre I Sumatera Utara terus melakukan pembenahan fasilitas. Saat ini, Stasiun Kisaran telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet bersih, mesin tiket mandiri (self service ticketing machine), serta water station gratis untuk pengisian ulang air minum.
Anwar menegaskan, integrasi layanan penumpang dan barang menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Kami berkomitmen menjadikan Stasiun Kisaran sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan peningkatan layanan dan keandalan distribusi logistik, kami ingin memastikan kehadiran kereta api memberikan multiplier effect bagi kemajuan Kabupaten Asahan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.(*)




Komentar