Pemko Tanjungbalai Belajar Digitalisasi PAD ke Tangsel, Siap Terapkan Sistem Pajak Online
RUBIS.ID, TANGSEL – Pemerintah Kota Tanjungbalai melakukan kunjungan kerja ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam rangka mempelajari strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis digitalisasi, Rabu (20/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi ajang studi komparatif untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah dan inovasi pelayanan publik berbasis digital.
Kunjungan dipimpin langsung Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD di lingkungan Pemko Tanjungbalai.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Selasa (19/5/2026), Fadly Abdina menyampaikan bahwa prestasi Kota Tangsel sebagai penerima penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terbaik wilayah Jawa-Bali menjadi alasan utama pihaknya melakukan kunjungan studi komparatif.
Selain itu, menurutnya, optimalisasi potensi daerah yang dilakukan Pemko Tangsel dinilai layak menjadi contoh penerapan di Kota Tanjungbalai.
“Kami mendapat banyak gambaran bagaimana sistem yang ada di Kota Tangsel dan ini bisa diaplikasikan di Kota Tanjungbalai. Alasannya adalah Tangsel itu TP2DD-nya terbaik se-Indonesia. Kedua, optimalisasi potensi yang ada,” ujar Fadly.
Ia menegaskan, di tengah perkembangan teknologi informasi, optimalisasi PAD tidak hanya berbicara soal peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga menyangkut kemudahan layanan bagi masyarakat melalui sistem digital.
Menurutnya, digitalisasi juga mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus melakukan inovasi pelayanan publik berbasis digital guna mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi.
“Sekarang segala pelayanan harus dilakukan dari rumah. Karena orang-orang semakin sibuk, padat kegiatannya. Ibu rumah tangga pun punya pekerjaan lain, misal jualan online dan lain sebagainya sambil mengurus anak,” tutur Pilar.
Ia menambahkan, sistem pembayaran maupun administrasi daring terus dikembangkan agar dapat diakses masyarakat dari mana saja, seiring tingginya mobilitas masyarakat perkotaan.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai berencana mengadopsi sejumlah sistem administrasi digital, termasuk pembayaran pajak dan retribusi daerah secara daring.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan PAD sekaligus mendorong terciptanya inovasi pelayanan publik berbasis digital di Kota Tanjungbalai. (CR)




Komentar