971 Ribu Warga Sumut Nikmati Kereta Api Tarif Efisien, KAI Divre I Mendorong Pemerataan Ekonomi Daerah

RUBIS.ID, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 971.482 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api bersubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) sepanjang Semester I tahun 2026. Angka tersebut mendominasi sebesar 70 persen dari total keseluruhan pelanggan kereta api di Sumatera Utara pada periode yang sama, yakni sebanyak 1.391.120 orang.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa kehadiran layanan KA bersubsidi ini memberikan dampak signifikan terhadap keterjangkauan mobilitas harian masyarakat di berbagai pelosok daerah.

"Kehadiran tarif tiket perjalanan kereta api yang terjangkau dengan adanya KA PSO mendorong terjadinya pergerakan masyarakat. Hal ini turut mendongkrak pemerataan ekonomi di daerah-daerah wilayah Sumatera Utara," ujar Anwar.

Berdasarkan data Semester I dalam tiga tahun terakhir, tren pengguna KA PSO terus menunjukkan peningkatan positif. Pada Semester I tahun 2024, KA bersubsidi melayani 899.227 pelanggan. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 5 persen pada Semester I 2025 menjadi 940.906 pelanggan dan kembali meningkat 3 persen pada Semester I 2026 hingga mencapai 971.482 orang.

"Di samping harga yang terjangkau, keunggulan dari KA PSO ini adalah berhenti di banyak stasiun. Dengan demikian, semakin luas daerah yang bisa dijangkau dan masyarakat yang dilayani juga semakin banyak," tambahnya.

Saat ini, KAI Divre I Sumatera Utara mengoperasikan tiga layanan kereta api bersubsidi dengan skema PSO guna menghubungkan simpul-simpul antarkota secara efisien. Ketiga layanan tersebut meliputi KA Putri Deli yang melayani relasi Medan – Tanjungbalai PP dengan tarif mulai dari Rp24.000 serta KA Siantar Ekspres untuk relasi Medan – Siantar PP dengan tarif Rp22.000.

Selain itu, KAI Divre I Sumut juga mengoperasikan KA Datuk Blambangan yang melayani rute Tebing Tinggi hingga Lalang PP dengan tarif sangat ekonomis, yakni sebesar Rp5.000. Keberadaan tiga layanan KA bersubsidi ini menjadi pilar utama KAI dalam menyediakan konektivitas transportasi massal yang terjangkau dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Sumatera Utara.

"Subsidi yang diberikan oleh pemerintah melalui angkutan kereta api menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan manfaatnya bisa langsung dirasakan, baik terhadap efisiensi ekonomi warga maupun peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah," jelas Anwar.

KAI mengajak seluruh elemen masyarakat di Sumatera Utara untuk dapat terus menjadikan moda transportasi rel sebagai pilihan utama dalam beraktivitas.

"KAI mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk dapat mengoptimalkan penggunaan kereta api dalam bermobilitas. Selain efisien dari segi biaya dan waktu perjalanan, memilih kereta api berarti turut berkontribusi nyata mendukung program pemerintah dalam menekan emisi karbon, mengingat kereta api merupakan salah satu moda transportasi massal yang ramah lingkungan," pungkas Anwar.(*)

Komentar

Loading...