STM/Perwiridan Muslimin Apresiasi Penghargaan Tertinggi Kerajaan Maroko untuk Hasrul Azwar
RUBIS.ID, MEDAN – Ketua STM/Perwiridan Muslimin Abdullah Fathoni didampingi Sekretaris Ali Musadik menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Drs. H. Hasrul Azwar, MM atas penghargaan tertinggi dari Kerajaan Maroko berupa Royal Medal (Wissam Malaki) yang diberikan oleh Raja Maroko, Mohammed VI melalui Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Redouane Houssaini.
Abdullah Fathoni mengatakan, penghargaan tersebut merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Hasrul Azwar dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Utara serta bangsa Indonesia. Menurutnya, penghargaan internasional itu menjadi bukti nyata atas dedikasi Hasrul Azwar dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Maroko.
"Atas nama keluarga besar STM/Perwiridan Muslimin, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Drs. H. Hasrul Azwar, MM atas penghargaan Royal Medal dari Kerajaan Maroko. Ini merupakan penghargaan yang sangat membanggakan dan menjadi bukti nyata atas dedikasi beliau dalam mempererat hubungan Indonesia dengan Maroko," ujar Abdullah Fathoni kepada wartawan, Jumat (31/7).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam resepsi peringatan 27 tahun bertahtanya Raja Mohammed VI di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (30/7/2026) malam.
Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Redouane Houssaini, menjelaskan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan kontribusi Hasrul Azwar selama enam tahun, yakni periode 2019–2025, saat menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Maroko. Selama masa penugasannya, Hasrul dinilai berhasil meningkatkan hubungan kerja sama bilateral di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, keagamaan, pariwisata hingga kebudayaan.
Dari sepuluh duta besar Indonesia yang pernah bertugas di Maroko sejak Kedutaan Besar Republik Indonesia dibuka pada 1960, Hasrul Azwar menjadi salah satu dari hanya tiga diplomat yang menerima penghargaan bergengsi tersebut.
Abdullah Fathoni berharap penghargaan yang diraih Hasrul Azwar dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda Sumatera Utara, untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh integritas.
"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya, mengharumkan nama daerah dan bangsa di tingkat internasional. Kami mendoakan Bapak Hasrul Azwar senantiasa diberikan kesehatan dan terus memberikan kontribusi bagi Indonesia," katanya.
Sementara itu, dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Hasrul Azwar mengaku terkejut sekaligus terharu atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut sejatinya bukan hanya untuk dirinya, tetapi merupakan bentuk penghormatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Pemberian penghargaan ini sejatinya bukan untuk saya pribadi dan keluarga, tetapi untuk bangsa dan rakyat Indonesia," ujar Hasrul Azwar.
Malam penganugerahan tersebut turut dihadiri Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta, anggota DPR RI Yasonna H. Laoly, mantan Menteri Luar Negeri RI Alwi Shihab, para duta besar negara sahabat, serta sejumlah tokoh nasional.(*)




Komentar