Keluarga Pipit Sedih, Adiknya Dijemput Polisi Tanpa Surat Penangkapan dan Diduga Dipukuli

RUBIS.ID, DELI SERDANG - Kegelisahan masyarakat tentang aksi semena-mena oknum kepolisian semakin membuat tubuh Polri tercoreng. Belum lagi tuntas kasus Mantan Jendral Polisi Sambo yang mencoreng institusi berlambang 3 bintang (tribrata) ini, ternyata masih banyak terjadi aksi semena-mena oknum polisi kepada masyarakat.

Hal itu dirasakan, Pitri Jubaidi alias Pipit (42) warga Jalan Makmur, Gang Sejahtera, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan. Pasalnya, pihak polisi mendatangi rumahnya dan mengatakan kalau adik kandungnya, Said Hamzah alias Onden (31) ditangkap dan telah diamankan di Polresta Deli Serdang, Kamis (16/2/2023) pagi.

“Aku terkejut, mereka (polisi) bilang kalau adikku pelaku curanmor. Mereka mengaku sudah mengamankan adikku di Polresta Deli Serdang. Tapi udah dua hari ini nggak ada surat penangkapan nya,” kata Pipit menahan tangis saat mengadukan nasib adiknya kepada wartawan, Sabtu (17/2/2023) sore.

Pipit mengaku polisi sempat menunjukan aksi dua pencuri yang menggasak 2 unit sepeda motor di Puskesmas Aras Kabu, Kabupaten Deli Serdang. Video berdurasi beberapa menit itu menunjukan dua orang pria yang mencuri motor. Salah satunya dituding adik Pipit. “Itu bukan adik aku. Lagian siapapun pasti gak kenal karena wajahnya gak jelas terlihat, yang saya pastikan itu bukan adikku. Aku gak kenal,” tegasnya.

Begitu juga ketika salah satu polisi menunjukan foto pelaku yang dianggap sebagai Said Hamzah alias Onden. Namun Pipit menyangkalnya. Polisi itu langsung mengalihkannya untuk datang langsung ke Polresta Deli Serdang.

“Semalaman saya sampai nggak tenang tidur memikirkan anak saya. Besoknya saya ke Polresta Deli Serdang dan melihat adik saya terdapat luka di wajahnya dan kaki serta bahunya seperti terkilir. Aku nggak tahan mendengar adik aku minta tolong, katanya dia dipukuli di press sama polisi dan mengatakan kalau bukan dia pelakunya,” ungkap Pipit sedih.

Apalagi, kata Pipit yang turut didampingi adiknya, Ayub, mereka tau benar kelakuan adik sulungnya, Said Hamzah alias Onden. Meski dia baru beberapa bulan menikah, namun Onden terlihat masih manja kepada abang dan kakaknya. “Dan selama ini dia bersama istrinya tinggal serumah dengan kami. Lagian seperti film video kejadian pencurian itu dia ikut merantau bersama anak saya, jadi makanya saya tau bukan dia pelakunya. Polisi sudah salah tangkap,” ujar Pipit dan Ayub.

Mirisnya lagi, kata kedua keluarga Onden, sampai dua hari ini belum ada surat penangkapan dan penahanan resmi dari Polresta Deli Serdang. “Kami jadi nggak tau apa kasus adik saya. Polisi mengaku kalau adik saya sudah mengaku dan ada temannya yang ditangkap duluan, padahal cuma dia sendiri yang ditangkap. Adik saya juga mengatakan tidak ada dan dia terpaksa mengaku karena nggak tahan dipukuli. Nggak ada surat apa-apa sama kami,” beber Ayub.

Terkait penangkapan, Said Hamzah alias Onden atas tudingan sebagai pelaku Curanmor, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol I Kadek Heri Cahyadi saat dikonfirmasi, Jum’at (17/2/2023) malam, memilih bungkam. Sampai berita ini di tayangkan, pihak keluarga korban mengaku kesulitan menemui adiknya di dalam tahanan polisi. (Red)

Komentar

Loading...