Begal 2 pelajar, Seorang Pelaku Begal Babak Belur Diamuk Massa di Asahan

RUBIS.ID, ASAHAN-Seorang pria berinisial Su (48) warga Desa Air Teluk Kiri diduga sebagai pelaku begal babak belur diamuk massa di Perkebunan PT Padasa Enam Utama Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan, Kamis (27/7/2023).

Dari Informasi yang diperoleh, sebelum diamuk massa Su, diduga membegal 2 pelajar Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Perkebunan Teluk Dalam. Keduanya bernama Neni Agustin kelas XII dan Lailatul Alvi Sahria kelas XIII.

Keduanya dirampok saat akan berangkat menuju ke sekolah sekitar pukul 07.30 WIB. Ketika dalam perjalanan, tas Lailatul tiba-tiba ada yang menarik dari belakang. Terkejut ditarik, Lailatul akhirnya terjatuh ke belakang. Bersamaan, Lailatul melihat Neni ditunjang hingga membuat jatuh terpental dari atas motor.

Melihat keduanya terjatuh dan terkapar tak berdaya, pelaku mengeluarkan clurit yang telah siapkannya. Pelaku memijak-mijak dan memukuli korban menggunakan gagang clurit.

Pelaku kemudian mengambil tas dan Hp korban. Bahkan, kunci sepeda motor korban korban juga sempat diambil. Namun karena ada orang lewat, kunci sepeda motor dilemparkan ke korban. Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka serius dan dibawa ke rumah sakit.

Mendengar kejadian ini warga melakukan pencarian. Pelaku lalu ditemukan di Perkebunan Sawit PT Padasa Enam Utama. Geram dan pitam, warga menghajar pelaku hingga kondisinya babak belur. Pelaku akhirnya dibawa polisi ke RSUD HAMS Kisaran, untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Simpang Empat melalui Kanit Reskrim Iptu Muhammad Rony, ketika ditemui di RSUD HAMS Kisaran membenarkan adanya peristiwa begal tersebut. Pelaku begal mengalami cedera berlumuran darah di bahagian kepala, akibat perbuatan main hakim sendiri masyarakat.

Dikatakan Rony, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya warga yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Empat. Adapun tujuannya, guna mencegah kejahatan pembegalan dan merubah karakter masyarakat bertindak main hakim sendiri dalam menyikapi kejahatan.

“Untuk selanjutnya, perkara ini akan ditangani Polres Asahan.” pungkas Rony.(red)

Komentar

Loading...