Tim Survei : Pembangkit PLTD Di Kecamatan Fayanama, Limbahnya Akan Dikelola Dengan Baik
RUBIS.ID, NIAS SELATAN - Pembangunan penambahan pembangkit PLTD daya 10 MW di Desa Bawofanayama, Kecamatan Fayanama. Kabupaten Nias Selatan, limbahnya akan dikelola dengan baik.
Hal itu dikatakan Neneng Tim Survey dari PEB Batam diwawancarai Kamis, (25/7), bahwa menurut kami ini semuanya sama dengan prosedur unit-unit pembangkit lainnya yang memang sudah direncanakan dan untuk limbah pengaruhnya untuk lingkungan sangat minim dan nanti akan dikelola dengan baik.
"Mesin diesel ini limbahnya tidak begitu banyak karena persis sama seperti mobil juga penggantian oli dan yang lain-lainnya tidak ada", ungkap Neneng.
Lebih lanjut, Neneng mengatakan bahwa saya rasa dengan pembangkit yang sudah ada kurang lebih hampir sama, karena ini sumbernya sudah ada. Jadi sepertinya tidak terlalu terpengaruh dengan adanya tambahan pembangkit ini, karena ini mesin diesel seperti yang kita lihat di lapangan bahwa pada kontainer sudah ada peredam suara.
"Artinya tidak memberi pengaruh yang besar pada lingkungan sekitarnya. Kalau ada pengaruhnya mungkin tidak sangat signifikan karena mesin PLTD sudah terpasang peredam, apalagi sudah terbiasa dengan unit-unit pembangkit sebelumnya", tuturnya.
Terkait perizinan dan AMDAL nya sedang dalam proses, dan demikian pula, ami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan juga Stakeholder terkait dengan pembangunan PLTD ini.
Setiap pembangunan khususnya untuk pembangkit listrik pasti ini ada kebaikan untuk kita bersama, karena ini untuk ketahanan ketersediaan listrik.
"Jadi, saya rasa untuk sesuatu yang membuat kita bermanfaat bersama, ya kita berharap semuanya mendukung karena kalau tidak ada listrik kita susah juga. Tapi untuk dampak-dampaknya pasti akan mereka kelola dengan baik. Serta bersinergi dengan masyarakat sekitarnya, pasti juga nanti ada manfaatnya juga bagi masyarakat sekitar seperti kalau disini ada kegiatan pasti mereka ada kebutuhan-kebutuhan mungkin bisa disuplai dari masyarakat sekitarnya misalnya tentang keberlangsungan ketersediaan seperti buka rumah makan atau kebutuhan lainnya", tandasnya.
Sementara Kepala Desa Bawofanayama, Petrus Wau menuturkan bahwa secara umum mendukung penuh dengan adanya pembangunan PLTD 10 MW di Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan.
"Namun kalau ada riak-riak itu hal biasa, hanya saja tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan pembangunan PLTD", imbuh Petrus.
Harapan kita juga supaya tidak ada kecemburuan, dan mudah-mudahan pemuda sekitar dimanfaatkan juga siapa tahu ada lowongan kerja dan hal-hal lain bisa mendukung kerja disini barang kali dimanfaatkan.(Ikhtiar Wau)




Komentar