Gelar Rakerda 2024, Partai Buruh Satukan Kekuatan Menangkan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Sumatera Utara
RUBIS.ID, MEDAN - Partai Buruh Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2024 dengan tema "Satukan Kekuatan Menangkan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Sumatera Utara. Rakyat Sejahtera Sumut Bermartabat". Acara diselenggarakan mulai 28 - 29 Oktober 2024, di Hotel Grand Antares Kota Medan.
Acara di buka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan turut di hadiri Presiden Partai Buruh, Ir. H Said Iqbal, ME yang diwakilkan oleh Ferry Nuzarli SH, SE selaku Sekjen Partai Buruh, Calon Gubernur Sumut, Eddy Rahmayadi, Ketua dewan penasehat partai buruh, Henry Saragih, Willy Agus Utomo, SH selaku Ketua Partai Buruh Sumut, Ijon T.H Purba, SE selaku Sekretaris Partai Buruh Sumut dan Pengurus Partai Buruh se Sumut.
Willy Agus Utomo, SH selaku Ketua Partai Buruh Sumut turut didampingi Ijon T.H Purba, SE Sekretaris Partai Buruh Sumut mengatakan, "Rakerda ini turut serta di hadiri 33 kabupaten/kota yang terdiri dari pengurus partai buruh sumut, yang di gelar selama 2 hari, dengan agenda konsolidasi dan strategi pemenangan kandidat yang diusung oleh Partai Buruh terutama untuk pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, H. Eddy Rahmayadi dan Hassan Basri Sagala, serta 24 tingkat kabupaten/kota, untuk mengusung bupati dan walikota se Sumatera Utara," ujarnya.
Untuk itu, sambung Willy, hari ini Rakerda, kita akan mematangkan lagi khusus di Sumatera Utara untuk pilkada. Partai Buruh kita pastikan lagi menyumbang ratusan ribu suara dari partai, seluruh anggota dan keluarga untuk memenangkan Eddy Rahmayadi.

Dikesempatan yang sama Edy Rahmayadi mengatakan setiap buruh berharap kepada pemimpinnya, agar diberikan Upah Minimum Regional (UMR) yang layak sesuai dengan kebutuhan, menjamin pendidikan bagi anak-anaknya, hingga kesehatan.
"Yang diperlukan buruh lah, UMR yang layak. Dicocokkan dengan kondisi yang ada di wilayah itu. Tidak terjadi inflasi, tidak deflasi. Buruh itu, harus itu dia. Kalau dibesarkan bisa deflasi dia, kalau dikecilkan dia bisa inflasi dia. Ini lah kehadiran seorang pemimpin," terang Edy Rahmayadi.
Ia juga menjelaskan UMR yang layak dengan kemampuan perusahaan. Jangan sampai UMR tinggi berimbas perusahaan yang tutup. Termasuk, menjaga kestabilan harga pangan sehingga UMR tersebut dapat memenuhi kebutuhan pokok dari buruh tersebut.
"Naikan gaji buruh, perusahaan tutup. Tak makan rakyat semua nanti. Seharusnya, harganya (kebutuhan) yang dicocokkan. Turunkan harga, itu lah kebijakan Gubernur," ujar Edy Rahmayadi kepada wartawan.

Edy Rahmayadi beringinkan Partai Buruh memiliki perwakilan di legislatif, yakni di DPRD Sumut hingga DPRD Kabupaten/Kota. Sehingga mampu menyerap aspirasi para buruh untuk disampaikan kepada pemerintah.
"Saya akan membesarkan Partai Buruh, saya perlu legislatif di tingkat DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten/Kota. Kalau pusat saya tidak ikut campur, karena bukan wewenang saya," pungkas Edy Rahmayadi.(IL)




Komentar