Tokoh Masyarakat Desak Kapolres Nisel Tuntaskan Kasus Pembunuhan Yang Belum Terungkap

RUBIS.ID, NISEL - Tokoh masyarakat Kabupaten Nias Selatan mendesak Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya segera menuntaskan kasus pembunuhan yang belum terungkap hingga saat ini.

Pasalnya, sudah ketiga kalinya pergantian Kapolres Nias Selatan tidak pernah serius untuk mengungkapkan kasus pembunuhan tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat enggan disebutkan namanya kepada awak media, Kamis (23/1) mengatakan bahwa kepimpinan baru Kepolisian Resor Nias Selatan dapat bekerja dengan serius untuk mengungkapkan kasus pembunuhan yang belum terungkap.

"Jangan pula hanya mendapatkan jabatan semata untuk mengejar karir Kapolres Nias Selatan, kemudian tidak bisa menuntaskan sejumlah kasus kematian, " ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa adapun kasus kematian yang belum terungkap yakni kasus kematian di Desa Hililaora, Kecamatan Lahusa pada tahun 2022 pada bulan Agustus dimana korbannya adalah laki-laki berinisial ML alias Ama Widia. Dalam kasus pembunuhan Ama Widia 1 pelaku sudah di vonis dan sementara 3 pelaku lainnya masih dalam pencarian orang (DPO).

Sementara, korban pembunuhan di Desa Mondrowe, Kecamatan Lahusa pada tahun 2023 adalah wanita lansia berinisial LS (60). Jenazah korban pernah di otopsi oleh tim forensik Polda Sumatera Utara.

Lebih lanjut, tokoh masyarakat dan warga sangat mengharapkan kepada AKBP Ferry Mulyana Sunarya agar para personil khususnya dibidang satuan reserse kriminal (Sat Reskrim) Polres Nias Selatan untuk bekerja semaksimal sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penyidikan.

"Tokoh dan warga masyarakat Kabupaten Nias Selatan siap mendukung kinerja Polres Nias Selatan", harapan masyarakat.

Selain itu masyarakat juga sangat mengharapkan kepada Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya untuk serius menuntaskan kasus korupsi ADD-DD.

"Kami sampai bahwa kalau ditelusuri lebih serius di lapangan banyak oknum kepala desa diduga menyalahgunakan ADD-DD, pertanyaan, mampukah Polres Nisel menulusuri?", harapan tokoh dan warga masyarakat Nias Selatan. (Ikhtiar Wau)

Komentar

Loading...