Harga Beras Turun, BULOG Sumut Sudah Salurkan 1.602 Ton Beras SPHP ke Seluruh Wilayah
RUBIS.ID, MEDAN – Upaya stabilisasi harga pangan yang dilakukan oleh BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara mulai menunjukkan hasil. Program penyaluran Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang digencarkan sejak awal Agustus telah berdampak nyata terhadap penurunan harga beras di pasaran.
Menurut Pemimpin Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan sebanyak 1.602 ton Beras SPHP ke berbagai wilayah di Sumatera Utara melalui beragam jalur distribusi.
“Sampai dengan saat ini BULOG Sumut telah menggelontorkan beras SPHP sebanyak 1.602 ton ke seluruh pelosok Sumatera Utara. Dengan banyaknya beras SPHP yang digelontorkan ke masyarakat, maka harga beras sudah mulai beranjak turun,” ujar Budi, Jumat (15/8).
Penyaluran beras ini dilakukan melalui berbagai saluran, seperti pengecer di pasar rakyat, koperasi desa/kelurahan Merah Putih, outlet pangan binaan pemerintah daerah, BUMN pangan, koperasi dan outlet instansi pemerintah lainnya, Rumah Pangan Kita (RPK), serta toko ritel modern dan swalayan.
Berdasarkan data dari Badan Pangan Nasional melalui situs panelharga.badanpangan.go.id per 14 Agustus, harga termurah beras kualitas medium di pasar berada di angka Rp15.009/kg. Angka ini lebih rendah dibandingkan harga pada awal Agustus yang mencapai Rp15.202/kg, atau mengalami penurunan sebesar Rp193/kg.
“Kalau dilihat trennya, harga di pasaran terus mengalami penurunan. Maka dari itu, dengan stok yang dimiliki BULOG Sumut sebanyak 50 ribu ton yang tersebar di seluruh gudang kami, kami akan terus menggelontorkan Beras SPHP sebanyak-banyaknya. Harapannya harga beras di pasaran akan semakin turun,” lanjut Budi.
Tak hanya SPHP, BULOG Sumut juga terus menyalurkan program Bantuan Pangan berupa beras kualitas medium secara gratis kepada masyarakat. Hingga pertengahan Agustus ini, tercatat sebanyak 15.224 ton beras telah disalurkan dari target total 16.655 ton, atau telah mencapai 91% realisasi.
“Diharapkan program Bantuan Pangan ini akan tersalurkan seluruhnya di akhir bulan Agustus ini,” ungkap Budi.
Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan, terutama beras. Dengan adanya dua program ini – SPHP dan Bantuan Pangan – diharapkan masyarakat lebih mudah mengakses beras dengan harga terjangkau, serta turut mendorong kestabilan harga di tingkat konsumen.(*)

Komentar