1. Beranda
  2. Ekonomi

Harga Cabai Merah Naik Tajam di Medan, Cuaca Buruk Jadi Pemicu

Oleh ,

Ket: Pasar tradisional tanjung morawa deli serdang.(Foto: Ist/tim)

RUBIS.ID, MEDAN – Harga cabai merah mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (22/8). Berdasarkan pengamatan di lapangan, harga cabai merah yang sebelumnya berada di angka Rp20.000 per kilogram pada Rabu lalu, kini melonjak menjadi Rp28.000 hingga Rp33.000 per kilogram di beberapa pasar tradisional wilayah Deli Serdang.

Menurut Gunawan Benjamin, Pengamat Ekonomi dan Ketua Bahan Pangan Sumatera Utara, lonjakan harga ini disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak mendukung. Kondisi cuaca buruk telah menghambat proses produksi dan distribusi cabai dari petani ke pasar.

“Kenaikan harga cabai merah ini tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Harganya akan kembali normal setelah pasokan stabil dan cuaca membaik,” ujar Gunawan Benjamin kepada wartawan, Jumat (22/8).

Selain cabai merah, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan. Dari yang sebelumnya berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, kini naik di atas Rp50.000 per kilogram. Sedangkan cabai hijau masih relatif stabil di kisaran Rp30.000 per kilogram.

Fenomena variasi harga ini menimbulkan gap yang cukup lebar antar pedagang di pasar tradisional. Meski demikian, Gunawan menilai masyarakat tidak panik, karena memahami bahwa harga komoditas pangan seperti cabai sangat dipengaruhi oleh musim dan kondisi alam.

“Tanaman cabai memiliki masa panen terbatas. Jika sudah waktunya panen, maka tetap harus dipanen meskipun kondisi cuaca tidak ideal. Kenaikan harga seperti ini tidak akan berlangsung lama,” tambahnya.

Harga Beras Turun

Sementara itu, berbeda dengan harga cabai, harga beras justru menunjukkan tren penurunan. Di beberapa pasar di wilayah Deli Serdang, harga beras turun sekitar Rp500 per kilogram.

Penurunan harga ini terjadi seiring dengan turunnya harga gabah di tingkat petani, yang kini berada di kisaran Rp6.500 per kilogram dari sebelumnya Rp8.300 pada bulan Juli.

“Tren penurunan harga beras ini diperkirakan akan terus terjadi hingga bulan September. Penurunan ini akan merata di semua level pedagang,” jelas Gunawan.

Stok beras di tingkat pedagang eceran umumnya bertahan selama dua pekan. Dengan demikian, harga beras berpeluang berubah setiap dua minggu sekali, tergantung pada pergerakan harga di tingkat produsen dan ketersediaan pasokan.(EL)

Baca Juga