1. Beranda
  2. Daerah
  3. News

SMPN-3 Satu Atap Aramo Sangat Memprihatinkan, Butuh Gedung Baru.

Oleh ,

RUBIS.ID, NISEL - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Satu Atap Aramo yang terletak di Desa Hilitotao, Kecamatan Aramo sangat memperhatikan Memprihatinkan dan butuh gedung baru

Hal ini diungkapkan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Aramo, Mastyarni Dakhi, S.Si didampingi para tenaga pengajar menyampaikan bahwa sekolah ini semenjak berdiri tahun 2007 silam tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah kabupaten Nias Selatan.

"Kami memohon kepada Bupati dan Wakil Bupati Nias, Sokhiatulo Laia - Ir. Yusuf Nache, ST.,MM agar membangun ruang kelas baru (RKB) dan jamban di sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 3 Satu Atap Aramo", harap Kasek dengan wajah sedih kepada wartawan Sumutpos.co. Selasa, (30/9)

Tidak hanya gedung baru, kami juga mengharapkan mobiler sekolah, dan juga jamban. Kemarin mantan kepala sekolah telah membangun jamban, tetapi hingga saat ini belum bisa difungsikan.

Lanjut, Ia mengungkapkan bahwa ruangan kelas itu seyogianya tidak layak ditempati, mengingat tidak ada ruangan kelas lain, maka terpaksa digunakan.

"Ditahun 2007 ada 5 ruang kelas, 2 ruang kelas itu merupakan bangunan swadaya masyarakat setempat yang terbuat dari kayu dengan beralaskan tanah. Sementara itu, 3 ruang kelas beton dan lagipula sudah rusak parah. Kadang kalau hujan siswa/siswi tidak bisa belajar dikarenakan atapnya bocor", tandasnya.

Lebih lanjut, Kepala sekolah menuturkan bahwa sudah sejak lama, hingga menjabat sebagai Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Aramo di tahun 2025 ini tidak pernah tersentuh yang namanya pembangunan maupun rehabilitasi. Kadangkala kami bertanya-tanya apa kendalanya.

"Jadi, saya tidak tau sebelumnya mengapa dan apa penyebab sekolah kami tidak tersentuh bantuan, baik itu sarana dan prasarana maupun bangunan", imbuhnya.

Kasek SMPN-3 Satu Atap Aramo mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai Plt Kepala Sekolah, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan belum pernah melakukan monitoring atau berkunjung di sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Aramo.

Untuk diketahui, SMP Negeri 3 Satu Atap Aramo memiliki siswa berjumlah 128 orang dan guru berjumlah 17 orang. Guru PNS 6 orang dan 5 guru PPPK, sementara sisanya honorer.

Sementara itu, Sonahati Ndruru siswa kelas 8b mengatakan bahwa gedung sekolah ini tidak nyaman belajar karena banyak nyamuk dan saat hujan gedungnya bocor atau air masuk di kelas.

"Semoga SMP Negeri 3 Satu Atap Aramo semoga cepat dibangun", harapnya dengan wajah sedih. (Ikhtiar Wau)

Baca Juga