ISEF 2025 Catat Transaksi Rp3,1 Triliun, Tegaskan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Ket: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menutup ISEF 2025 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Minggu (12/10). (Dok.BI/ ist)

RUBIS.ID, JAKARTA — Gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 resmi berakhir dengan capaian yang menggembirakan. Sepanjang pelaksanaan pada 8–12 Oktober 2025 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Convention Centre, ISEF mencatat nilai transaksi business matching, pembiayaan, perdagangan, dan omzet penjualan mencapai Rp3,1 triliun, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2 triliun.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menegaskan capaian ini mencerminkan penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional yang semakin inklusif dan berdaya saing global.

“Melalui sinergi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan, mari kita jadikan Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,” ujar Destry saat menutup ISEF ke-12, Minggu (12/10).

Partisipasi Meluas dan Kepercayaan Meningkat

ISEF 2025 melibatkan lebih dari 700 pelaku usaha syariah, mulai dari UMKM halal, industri, lembaga keuangan syariah, hingga pelaku industri kreatif serta investor domestik dan internasional dari berbagai negara.

Penyelenggaraan tahun ini juga mencatat partisipasi tinggi dengan 89 ribu pengunjung, baik secara luring maupun daring. Selama lima hari, ISEF menghadirkan lebih dari 100 kegiatan, meliputi 22 forum domestik dan internasional, 28 pameran produk halal dan business linkage, 30 talkshow serta aktivitas komunitas, dan 20 kompetisi lintas sektor.

Kegiatan ini melibatkan 34 Kementerian/Lembaga serta 30 mitra internasional, menunjukkan komitmen kuat lintas pihak dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.

“Keberhasilan ISEF bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang menuju ekonomi syariah Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berkeadilan,” tambah Destry.

Empat Klaster Utama dan Panggung Inovasi Generasi Muda

Dengan mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”, ISEF 2025 menghadirkan empat klaster utama, yakni:

1. Halal Industry & Sharia Business Forum — mempertemukan pelaku usaha halal dengan mitra global melalui business matching dan Halal Expo.

2. Sharia Finance & Investment Forum — membahas penguatan pasar keuangan syariah, green sukuk, dan Islamic social finance.

3. Sharia Social and Education Movement — berisi literasi dan edukasi ekonomi syariah serta kompetisi inovasi generasi muda seperti Youth Sharia Entrepreneurship Forum dan Shariapreneur Innovation Challenge.

4. Art, Culture, and Halal Lifestyle Exhibition — menampilkan modest fashion show, kuliner halal, serta produk kreatif berbasis nilai-nilai syariah.

Penghargaan dan Komitmen Kolaborasi ke Depan

Penutupan ISEF 2025 juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang berbagai kompetisi bergengsi, seperti Indonesia International Halal Chef Competition (IN2HCC), Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN), dan ISEF Award 2025 bagi lembaga dan individu yang berkontribusi besar dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.

Penyelenggaraan ISEF merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), dengan dukungan dari berbagai kementerian/lembaga, asosiasi industri halal, lembaga keuangan syariah, perguruan tinggi, komunitas kreatif, serta mitra internasional.

Ke depan, BI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ISEF sebagai platform kolaborasi global ekonomi syariah, dengan fokus pada digitalisasi, inovasi pembiayaan, dan penguatan rantai nilai halal nasional.(*)

Komentar

Loading...