1. Beranda
  2. Daerah
  3. Ekonomi
  4. News

BI Sumut Gelar Edukasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” di Pasar Kamu Pantai Labu

Oleh ,

Ket Foto : Perwakilan Kpw BI Provinsi Sumatera Utara, M Ilham Hidayat (kiri) dan Reza Febrian (kanan) saat Edukasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” di Pasar Kamu, Pantai Labu, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (2/11).(Dok.XLSMART)

RUBIS.ID, DELI SERDANG — Bank Indonesia menggelar program nasional Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Pasar Kamu, Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (2/11). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mencintai, menggunakan, dan merawat rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Pasar Kamu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang masih kental dengan budaya tradisional. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi Bank Indonesia dengan XLSMART, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Sumut, dan Pasar Kamu.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Perwakilan KPw BI Provinsi Sumatera Utara M. Ilham Hidayat dan Reza Febrian, Corpcomm XLSMART West Region Aldi Desmet, serta Pengelola Pasar Kamu H. Dedi Sopyan. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Keroncong Delirama asal Tembung, Deli Serdang.

Pasar Kamu dikenal sebagai ruang kreatif berbasis tradisi, di mana pengunjung dapat menikmati beragam jajanan khas seperti kue lupis, cenil, lemang, dan es dawet. Keunikan pasar ini juga terlihat dari sistem pembayarannya yang menggunakan tempu — alat tukar simbolik dari batok kelapa sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Perwakilan KPw BI Provinsi Sumatera Utara, M. Ilham Hidayat, mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, Bank Indonesia ingin menanamkan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang nilai dan fungsi rupiah.

“Rupiah bukan hanya alat transaksi, tetapi juga lambang identitas dan kebanggaan nasional. Edukasi ini kami sampaikan secara interaktif melalui permainan, kuis, dan simulasi transaksi agar masyarakat lebih mengenali ciri keaslian uang rupiah serta cara merawatnya,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Warga terlihat aktif bertanya mengenai berbagai hal, mulai dari cara menukar uang rusak atau dimakan rayap, status uang lama dan uang edisi Rp75 ribu, hingga prosedur penukaran uang baru. Setiap peserta yang aktif dalam kuis dan sesi tanya jawab juga mendapatkan souvenir menarik dari Bank Indonesia.

Hiburan musik keroncong dari grup Delirama, musik tradisional Pak Pong, dan tarian daerah turut menambah semarak suasana. Pasar menjadi hidup, menggambarkan harmoninya nilai budaya dan ekonomi dalam satu ruang.

Melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, Bank Indonesia berharap masyarakat semakin menghargai rupiah sebagai alat pembayaran sah di Indonesia. Dengan memahami nilai dan peran rupiah, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak menggunakannya, menjaga keasliannya, serta ikut mendukung kestabilan ekonomi nasional.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa mencintai rupiah berarti turut menjaga simbol kedaulatan dan kebanggaan bangsa.(*)

Baca Juga