Pelindo Regional 1 Gelar DINAMIS 2025, Mantapkan Budaya Tertib Arsip Lewat Program PAPIER
Ket: Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan DINAMIS 2025 Pelindo Regional 1 yang mencakup diskusi, pelatihan, hingga seremoni pemusnahan arsip inaktif sebagai komitmen penguatan budaya tertib arsip.(Dok.Pelindo)
RUBIS.ID, BELAWAN - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menggelar Diskusi dan Silaturahmi Arsiparis (DINAMIS) Edisi ke-4 sebagai upaya memperkuat budaya tertib arsip melalui program Pelindo Tanggap Peduli Tertib Arsip (PAPIER). Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini menghadirkan diskusi, pelatihan, hingga seremoni pemusnahan arsip inaktif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang kearsipan.
Acara dibuka pukul 08.00 WIB melalui registrasi peserta baik secara offline maupun online, dilanjutkan laporan kegiatan oleh Group Head Layanan SDM Pelindo. Direktur SDM dan Umum Pelindo, Dwi Fatan Lilyana, kemudian memberikan sambutan dan arahan melalui teleconference. Ia menegaskan bahwa pengelolaan arsip yang sistematis merupakan bagian penting dalam peningkatan tata kelola perusahaan.
Kesadaran budaya arsip turut dikuatkan melalui penyampaian awareness oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Pada sesi pertama, rangkaian acara ditandai dengan seremoni pemusnahan arsip inaktif eks Pelindo 1 sebagai simbol komitmen Pelindo dalam menerapkan prinsip kearsipan yang akuntabel.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan sharing session mengenai pengelolaan arsip elektronik SME eksternal yang disampaikan Direktur Kearsipan Pusat ANRI. Setelah istirahat siang, peserta mengikuti pelatihan pengelolaan arsip aktif SME internal yang difasilitasi Unit Pendukung Manajemen Kearsipan Kantor Pusat Pelindo.
DINAMIS 2025 ditutup dengan praktik pemberkasan, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang bertujuan memperkuat kapasitas arsiparis di seluruh entitas Pelindo. Melalui kegiatan ini, Pelindo berharap budaya tertib arsip dapat semakin menguat dan terstandarisasi, sehingga mampu mendorong efektivitas kerja serta mendukung tata kelola modern di era digital.(*)

Komentar