Wakil Wali Kota Kembali Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bunga Tanjung
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI — Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Pangan dan Pertanian menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kamis (4/12/2025).
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, hadir langsung meninjau pelaksanaan GPM bersama Staf Ahli I sekaligus Ketua TP-PKK Tanjungbalai dr. Desi Fadly Abdina, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian drh. Muslim, Kabag Perekonomian Rini Diana, Sekretaris Camat Datuk Bandar Timur Darmiyati, dan Lurah Bunga Tanjung Maimunah.
“Gerakan Pangan Murah ini kami hadirkan agar warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Kita ingin memastikan inflasi bisa ditekan dan masyarakat tetap nyaman menghadapi hari besar keagamaan,” ujar Wakil Wali Kota Muhammad Fadly.
Harga Bahan Pokok Terjangkau
Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian drh. Muslim menyampaikan bahwa GPM digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dengan harga terjangkau. Adapun komoditas yang dijual antara lain:
* Beras SPHP — Rp 56.500 / 5 Kg
* Minyak goreng — Rp 18.000 / liter
* Gula pasir — Rp 17.000 / Kg
* Telur ayam — Rp 52.000 / rak
“Kami berharap melalui Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako,” ujar Muslim.
Imbauan untuk Manfaatkan Pekarangan Rumah
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media menanam tanaman pangan. Pemerintah akan mendukung program tersebut dengan menyalurkan bantuan bibit kepada warga.
“Ini langkah konkret pemerintah untuk hadir dan memastikan tersedianya bahan pangan murah bagi masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini sangat baik dan perlu dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan,” tegasnya.
Wakil Wali Kota menambahkan bahwa GPM merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan harga di akhir tahun. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, distributor, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas harga. (Diskominfo/CR)




Komentar