KAI Wisata Kolaborasi Gelar Festival Siripada di Stasiun Tuntang, Dorong Pariwisata Heritage dan Ekoteologi
RUBIS.ID, SEMARANG – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) selaku pengelola wisata heritage Museum Kereta Api Ambarawa hingga Stasiun Tuntang terus memperluas kolaborasi strategis untuk menghidupkan dan meramaikan warisan sejarah perkeretaapian Indonesia.
Kali ini, KAI Wisata berkolaborasi dengan Resto & Art Stasiun Tuntang serta Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Buddha Kabupaten Semarang dalam penyelenggaraan Festival Siripada. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya pengembangan pariwisata heritage guna menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menikmati perjalanan kereta api wisata dari Stasiun Ambarawa menuju Stasiun Tuntang.
Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, menegaskan bahwa kereta api wisata heritage memiliki nilai lebih dari sekadar sarana transportasi. “Kereta api wisata heritage bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari sejarah dan identitas bangsa,” ujar Hendy melalui press rilis, Minggu (21/12).
Festival Siripada merupakan bagian dari pemberdayaan potensi kawasan di sekitar Stasiun Tuntang. Wilayah ini dikenal memiliki Sungai Tuntang yang mengalir dari Rawa Pening dan berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata air. Berangkat dari potensi tersebut, Festival Siripada digelar dan diikuti oleh sekitar 400 umat Buddha dari Kabupaten Semarang, Boyolali, serta para simpatisan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Romo Pujiyanto, tokoh budaya sekaligus tokoh agama Buddha di Kabupaten Semarang. Festival Siripada menjadi salah satu terobosan wisata berbasis ekoteologi yang memadukan pelestarian alam dengan pelestarian nilai budaya dan sejarah di sepanjang jalur kereta api wisata.
Konsep ini sejalan dengan pengembangan wisata heritage yang tidak hanya menawarkan pengalaman perjalanan, tetapi juga menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan serta keberlanjutan aset bersejarah perkeretaapian Indonesia.
KAI Wisata meyakini bahwa pengelolaan wisata heritage yang baik akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan, daerah, serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga warisan sejarah perkeretaapian. Hal tersebut juga ditegaskan oleh VP Corporate Secretary KAI Wisata, Otnial Eko Pamiarso.
“Selain mendukung perjalanan kereta api wisata heritage, KAI Wisata terus mengembangkan destinasi dan layanan wisata berbasis sejarah dan budaya untuk memperkuat posisinya sebagai penggerak railway tourism di Indonesia,” ungkapnya.
Ke depan, KAI Wisata berharap komitmen ini dapat menjadi contoh pengelolaan wisata heritage yang bertanggung jawab, ramah lingkungan, serta aman secara operasional.
“KAI Wisata berkomitmen memastikan jalur kereta api wisata tetap terjaga kelestariannya, aman, dan ramah bagi lingkungan sekitar, sehingga dapat terus menjadi kebanggaan bersama dan warisan berharga bagi generasi mendatang,” tutup Hendy Helmy.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru terkait KAI Wisata melalui situs resmi www.kaiwisata.id, serta media sosial Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube @kawisata, Twitter @kaiwisata. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui Kontak Chat Bisnis +62 811-1220-7227 atau email info@kawisata.id.(*)




Komentar