Wali Kota Mahyaruddin Salim Beri Apresiasi Prestasi PKK, Sebut Banyak PR Harus Tuntaskan untuk Wujudkan Tanjungbalai EMAS
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI - TP-PKK Kota Tanjungbalai berhasil meraih Juara Umum Jambore PKK Tingkat Provinsi Sumut serta juara lomba Hari Kesatuan Gerak PKK tahun 2025. Prestasi tersebut disampaikan Wali Kota Mahyaruddin Salim saat memimpin Apel Pagi Perdana Pemerintahan Tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota, Senin pagi.
"Terima kasih kepada pengurus PKK yang telah berhasil meraih prestasi gemilang. Semoga prestasinya dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun ini," ucap Mahyaruddin sekaligus menyerahkan piala juara kepada Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin dan peraih juara lainnya.
Di antaranya, TP-PKK Tanjungbalai meraih Juara III Cerdas Cermat (Linda), Juara II Senam CTPS (Lia), Juara I Parade Medley (Nida), serta Juara Umum Jambore. Sementara untuk Hari Kesatuan Gerak, beberapa kelurahan juga bersinar seperti Kelurahan Sijambi yang menjadi Juara I Lomba Posyandu tingkat provinsi.
Selanjutnya untuk Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Propsu Tahun 2025, Tanjungbalai Berhasil Meraih sebagai Kelurahan Pasar Baru kecamatan Sei Tualang Raso Juara III lomba
Pola Asuh Anak dan Remaja tingkat Propsu, Kelurahan Karya Kecamatan Tanjungbalai Selatan Juara III lomba UP2K PKK tingkat Propsu, Kelurahan Tanjungbalai Kota I Juara II Lomba PHBS tingkat Propsu dan Kelurahan Sijambi juara I Lomba Posyandu tingkat Propsu
Namun demikian, Wali Kota menegaskan masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi ASN, pelaksanaan program kerja yang terencana dan berorientasi hasil, serta penyelesaian pembayaran hutang pihak ketiga yang 70% sudah ditampung dalam APBD 2026.
"Kita harus punya target untuk terus memperbaiki dan mempertahankan laporan keuangan WTP. Laporan harus diselesaikan paling lama akhir Februari mendatang ke BPK RI," tegasnya.
Mahyaruddin juga mengingatkan agar setiap program memberi dampak langsung kepada masyarakat, meskipun harus menjalankan efisiensi anggaran akibat pengurangan dana transfer pusat. Fokus pelayanan publik tetap diutamakan pada kesehatan, pendidikan, kebersihan, dan infrastruktur.
Selain itu, peningkatan PAD dan pencegahan kebocoran PAD harus didukung semua elemen, penyesuaian OPD yang digabung harus dipercepat, serta efisiensi penggunaan BBM dan rehab kendaraan dinas diperketat.
"Terkait bidang lingkungan, normalisasi sungai akan terus dilaksanakan untuk antisipasi banjir dan penataan kota yang lebih baik. Kita harus bahu membahu, bersinergi, dan berkolaborasi untuk wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS," pungkasnya. ( Diskominfo/ CR ).




Komentar