Bea Cukai Langsa Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana Hidrometeorologi di Aceh Tamiang
RUBIS.ID, ACEH TAMIANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, Bea Cukai Langsa bersama Tim Bea Cukai Peduli Kanwil DJBC Sumatera Utara turun langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, Rabu (14/1/2026). Kehadiran tim ini merupakan respons cepat Bea Cukai dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan di tiga titik utama, yakni Posko Kantor Camat Kejuruan Muda di Sungai Liput, Posko Masjid Al-Ikhsan Sungai Liput, serta Posko Bantuan Kampung Durian, Kecamatan Rantau. Ketiga lokasi tersebut menjadi pusat penanganan bagi warga yang membutuhkan dukungan logistik maupun tempat penampungan sementara.
Hingga saat ini, dampak bencana masih dirasakan cukup signifikan oleh masyarakat. Sejumlah rumah warga terendam genangan air dan dipenuhi endapan lumpur, sehingga aktivitas sehari-hari belum sepenuhnya pulih. Bantuan yang disalurkan Bea Cukai difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat, seperti pakaian dewasa dan anak-anak, karpet, berbagai logistik pendukung, serta pendirian tenda darurat sebagai sarana penampungan sementara selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal.
Kepala Kantor Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bea Cukai dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana. Ia menegaskan, Tim Relawan Bea Cukai Peduli akan terus hadir untuk memberikan dukungan lanjutan serta membuka ruang komunikasi dengan warga di lapangan.
“Kami akan terus mendengarkan secara langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Dwi Harmawanto.
Melalui sinergi antara Bea Cukai Langsa dan Tim Bea Cukai Peduli Kanwil DJBC Sumatera Utara, diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana. (*)




Komentar