PLN Hadirkan Listrik Energi Surya di SD Negeri 339 Pulo Tamang, Dukung Pemerataan Pendidikan
Ket Foto: Senyum ceria guru dan siswa SD Negeri 339 Pulo Tamang usai sekolah mereka kini menikmati listrik energi surya dari Program SuperSUN PLN.(Dok.PLN/ Ist)
RUBIS.ID, MADINA – Komitmen PT PLN (Persero) dalam mewujudkan keadilan energi terus dibuktikan melalui Program SuperSUN. Kali ini, PLN menghadirkan listrik berbasis energi terbarukan di SD Negeri 339 Pulo Tamang, Pulau Pulo Tamang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Kehadiran listrik tenaga surya tersebut menjadi titik balik bagi dunia pendidikan di pulau terpencil yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik konvensional.
Sebelum adanya Program SuperSUN, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut sangat bergantung pada genset yang kerap mengalami gangguan. Keterbatasan bahan bakar dan kondisi peralatan membuat proses pembelajaran tidak berjalan optimal. Bahkan, para guru kerap harus membawa genset secara mandiri agar kegiatan belajar tetap berlangsung.
Kini, kondisi tersebut berubah drastis. Dengan hadirnya listrik berbasis energi surya yang andal dan ramah lingkungan, kegiatan pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Salah satu tenaga pengajar SD Negeri 339 Pulo Tamang, Faridah, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan PLN melalui Program SuperSUN.
“Kami sangat senang dan bersyukur atas hadirnya listrik dari PLN. Sekarang proses belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan lancar. Bantuan pendidikan dari pemerintah bisa dimanfaatkan secara maksimal, serta kami sudah mulai menggunakan komputer dan perangkat digital untuk mendukung pembelajaran di era sekarang,” ujarnya.
Manager PLN UP3 Padangsidimpuan, Irham Sofwan, mengatakan Program SuperSUN merupakan solusi nyata bagi wilayah yang secara geografis sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.
“Program SuperSUN menjadi jawaban atas tantangan geografis di wilayah terpencil. Melalui pemanfaatan energi surya, PLN menghadirkan listrik yang bersih, andal, dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas pendidikan dan kehidupan masyarakat,” jelas Irham.
Ia berharap kehadiran listrik di Pulau Pulo Tamang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang kemajuan bagi masyarakat setempat.
Apresiasi juga disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir. Menurutnya, listrik memiliki peran fundamental dalam membangun masa depan bangsa.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi membuka akses terhadap pengetahuan, teknologi, dan masa depan yang lebih baik. Ketika sekolah-sekolah di wilayah terluar dan terpencil mendapatkan listrik yang andal, di situlah harapan tumbuh dan kualitas generasi penerus mulai dibangun,” tuturnya.
Mundhakir menambahkan, pemanfaatan energi surya melalui Program SuperSUN sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju bauran energi bersih dan rendah emisi, khususnya bagi wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Melalui Program SuperSUN, PLN terus memperluas akses energi terbarukan sebagai bagian dari komitmen mendukung pemerataan pendidikan dan percepatan transisi energi nasional. Ke depan, PLN UP3 Padangsidimpuan berkomitmen melanjutkan inovasi layanan kelistrikan berwawasan lingkungan demi mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan.
Bagi para guru dan siswa SD Negeri 339 Pulo Tamang, kehadiran SuperSUN bukan sekadar menghadirkan cahaya, melainkan terang harapan untuk masa depan yang lebih baik.(*)




Komentar