Konsolidasi Kesiapan Haji 2026, Gubernur Bobby Nasution Minta Petugas Fokus Pelayanan Optimal
Ket: Gubernur Sumut Bobby Nasution menekankan pelayanan optimal bagi jemaah pada Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2026 dan pembukaan Diklat Terintegrasi PPIH dan PHD di Asrama Haji Medan, Jumat (30/1/2026).(Foto: Pemprovsu)
RUBIS.ID, MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya pelayanan optimal dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penegasan tersebut disampaikannya pada kegiatan Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2026 sekaligus pembukaan Diklat Terintegrasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan Petugas Haji Daerah (PHD) di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Jumat (30/1/2026) malam.
Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah RI atas komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji. Ia berharap jemaah haji asal Sumatera Utara mendapatkan pendampingan terbaik agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta membawa keberkahan bagi daerah.
“Kami berharap jemaah haji mendapat pelayanan yang optimal. Kepada para petugas, saya minta mengikuti diklat ini dengan sungguh-sungguh, membangun kerja tim yang solid, menjaga nama baik daerah, dan menanamkan prinsip bahwa tugas ini adalah ibadah. Utamakan melayani, bukan untuk dilayani,” tegas Bobby.
Gubernur juga menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten/kota, dalam mendukung kelancaran pemberangkatan dan pemulangan jemaah. Selain itu, edukasi kepada masyarakat akan terus diperkuat agar seluruh proses haji berjalan tertib dan teratur.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan arahan langsung Presiden untuk memastikan pelayanan ibadah haji berada pada standar terbaik.
“Tugas petugas haji adalah membantu jemaah, terutama mereka yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan belum pernah melakukan perjalanan jauh. Ini adalah perjalanan mulia, maka layani mereka dengan penuh keikhlasan,” ujar Menteri yang akrab disapa Gus Irfan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus, melaporkan bahwa kesiapan kelembagaan di 23 kabupaten/kota se-Sumatera Utara berjalan dengan baik. Ia juga menyebutkan proses verifikasi paspor jemaah telah mencapai 90 persen dan ditargetkan rampung 100 persen dalam dua hari ke depan.
“Kami berkomitmen penuh mendukung visi Bapak Menteri. Meski terdapat kendala teknis di lapangan, seluruh ASN siap bekerja keras. Kolaborasi dengan pemerintah daerah terus kami perkuat demi kelancaran operasional haji 2026 di Sumatera Utara,” jelas Zulkifli.
Melalui Diklat Terintegrasi ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor semakin solid sehingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026, mulai dari persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan jemaah, dapat berjalan lancar, aman, dan transparan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak serta jajaran kepala kantor wilayah kabupaten/kota se-Sumatera Utara. (*)




Komentar