GPIPS Sumatera 2026 Digelar, Herman Deru Dorong Digitalisasi dan Sepakati 3 Langkah Strategis Pengendalian Inflasi

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama jajaran Bank Indonesia, TPIP–TPID, serta unsur Forkopimda berfoto bersama usai pembukaan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera 2026 di Banyuasin.(Dok.BI)

RUBIS.ID,, BANYUASIN – Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera 2026 resmi digelar dan dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP–TPID). Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) serta mengantisipasi dampak cuaca ekstrem terhadap produksi pangan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, transformasi digital menjadi kunci dalam membangun ekosistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

Melalui inovasi seperti SiBenih dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dinilai berhasil memperkuat sektor pertanian. Sumsel bahkan tercatat sebagai salah satu sentra produksi nasional dan produsen beras terbesar ketiga di Indonesia.

“Capaian ini mendapat apresiasi nasional melalui penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap swasembada pangan nasional 2025,” ujar Herman Deru.

Dalam Rakor TPIP–TPID tersebut, disepakati tiga langkah strategis. Pertama, fokus jangka pendek melalui stabilisasi harga di pasar, penguatan distribusi, serta manajemen risiko inflasi regional. Kedua, antisipasi cuaca ekstrem dengan mendorong produksi berbasis adaptasi iklim serta perlindungan usaha tani dan pascapanen. Ketiga, penguatan sinergi satuan tugas untuk percepatan pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana.

Selain rapat koordinasi, rangkaian GPIPS Sumatera 2026 juga diisi dengan temuwicara bersama petani dan pelaku UMKM, penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian, business matching perbankan dengan pelaku usaha, hingga pelepasan truk komoditas kerja sama antardaerah.

GPIPS Sumatera 2026 menjadi pembuka rangkaian GPIPS Nasional yang selanjutnya akan digelar di wilayah Jawa, Bali–Nusra, Sulampua, dan Kalimantan.

Melalui sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah, diharapkan stabilitas harga dapat terus terjaga, disparitas antarwilayah ditekan, serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.(*)

Komentar

Loading...