Sediakan Menu Berbuka untuk Musafir dan Jamaah, Dewata Sakti Apresiasi Dukungan Bobby Nasution untuk Dapur Umum Ramadhan
Ket: Warga dan relawan membagikan makanan berbuka puasa dalam kegiatan Dapur Umum Ramadan 1447 H di halaman Musala Al-Mu’min, disambut antusias anak-anak dan masyarakat sekitar.(Foto: Tim/ist)
RUBIS.ID, MEDAN – Gerakan Kolaborasi Fastabiqul Khairat kembali menghadirkan program sosial tahunan bertajuk Dapur Umum Ramadhan Jilid 7 dengan menyiapkan makanan berbuka puasa bagi para musafir dan jamaah selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang dalam perjalanan maupun jamaah yang membutuhkan hidangan berbuka. Setiap hari, relawan bersama para donatur bahu-membahu menyiapkan dan mendistribusikan makanan agar dapat dinikmati tepat waktu saat azan Magrib berkumandang.
Ketua Gerakan Kolaborasi Fastabiqul Khairat, Dewata Sakti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang turut memberikan perhatian terhadap kegiatan sosial keagamaan tersebut. Dukungan tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh relawan untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi para musafir dan jamaah yang menerima. Kami ingin memastikan setiap orang yang sedang dalam perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan berbuka tetap bisa merasakan kebersamaan dan kepedulian di bulan suci ini,” ujar Dewata Sakti kepada wartawan, Jumat (20/2).
Ia menambahkan, program Dapur Umum Ramadhan Jilid 7 juga menjadi ruang kolaborasi terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi.
“Gerakan ini lahir dari semangat gotong royong. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berlomba dalam kebaikan. Sekecil apa pun kontribusinya, sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi makanan, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan solidaritas antar elemen masyarakat di Sumatera Utara. Dengan semangat Fastabiqul Khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di tahun-tahun mendatang.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara relawan, donatur, dan pemerintah daerah mampu menghadirkan dampak sosial yang nyata, khususnya di momentum Ramadhan yang penuh berkah. (*)

Komentar