Dugaan Penggelembungan Jumlah Siswa di SMPN 2 Susua Disorot, LSM NUSA Akan Dilaporkan ke Kejari Nisel

RUBIS.ID, NIAS SELATAN - Jumlah siswa di SMP Negeri 2 Susua, Kecamatan Susua, Nias Selatan tahun anggaran 2024 dan 2025 diduga dimanipulasi dan digelembungkan. Kasus ini akan dilaporkan ke Kejari Nisel oleh LSM NUSA.

Hal itu disampaikan Ketua Umum LSM NUSANTARA SAKTI (NUSA), Ikhtiar Wau kepada sejumlah wartawan, Kamis, (12/3/2026). Bahwa menurut hasil investigasi yang mereka lakukan ditemukan adanya manipulasi data siswa di sistem dengan kondisi ril dilapangan sehingga akan mempengaruhi penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang patut diduga menguntungkan oknum tertentu.

"Jumlah siswa di sekolah itu hanya 50-an tapi diinput di sistem sebanyak 136 siswa pada tahun 2024 dan 120 siswa tahun 2025," ungkapnya.

Dikatakan Wau, tentunya akan menambah jumlah dana BOS yang diterima karena dihitung berdasarkan jumlah siswa. Dengan temuan itu patut diduga terjadi penyalahgunaan keuangan negara.

Wau mengatakan akan melengkapi berkas dan akan segera melaporkan dugaan manipulasi dan Penyalahgunaan anggaran itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nisel agar oknum yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya didepan hukum.

Lebih lanjut, Ia meminta kepada Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan agar segera menonaktifkan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Hiliwaebu, a.n. Faatulo Laia.

“Kiranya Bupati Nias Selatan Bapak Sokhiatulo Laia segera mencopot kasek tersebut,” harapnya dengan nada sedih.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SMPN 2 Susua, Faatulo Laia yang tidak merespon.( Ikhtiar Wau)

Komentar

Loading...