Jelang Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Siagakan Pasokan Avtur di Lima Bandara
Ket Foto: Petugas Pertamina Patra Niaga melakukan pengecekan sarana operasional pengisian Avtur pada armada refueller di area Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.(Dok.Pertamina)
RUBIS.ID, MEDAN – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kesiapan pasokan Avtur untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Kesiapan ini dilakukan melalui pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 yang memantau secara intensif ketersediaan stok dan distribusi bahan bakar penerbangan di berbagai bandara.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi A. Sumampouw, mengatakan pihaknya terus memastikan pasokan Avtur tetap terjaga guna mengantisipasi peningkatan mobilitas penerbangan selama musim mudik.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan pasokan Avtur di berbagai bandara tetap terjaga agar operasional penerbangan dapat berjalan lancar selama periode Ramadan dan Idulfitri. Kami juga terus memantau distribusi serta memastikan seluruh sarana operasional dan personel siap siaga untuk melayani kebutuhan bahan bakar pesawat,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Penyaluran Avtur di wilayah Sumbagut dilayani melalui lima Aviation Fuel Terminal (AFT), yakni AFT Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, AFT Bandar Udara Internasional Hang Nadim di Batam, AFT Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, AFT Bandar Udara Internasional Minangkabau di Padang, serta AFT Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh.
Selama periode Satgas RAFI 2026, Pertamina juga memastikan kesiapan sarana operasional, mulai dari armada refueller, fasilitas penyimpanan, hingga personel operasional yang bersiaga untuk melayani kebutuhan bahan bakar pesawat di bandara-bandara tersebut.
Berdasarkan estimasi operasional, kebutuhan Avtur selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal. Peningkatan ini seiring bertambahnya aktivitas penerbangan pada musim mudik.
Puncak peningkatan kebutuhan Avtur diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Idulfitri saat arus mudik, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 atau H+3 setelah berakhirnya cuti bersama.
Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina juga mengedepankan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh Aviation Fuel Terminal. Berbagai kesiapan tanggap darurat telah disiapkan, seperti ambulans, peralatan pemadam kebakaran, oil spill kit, serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan otoritas bandara guna memastikan operasional berjalan aman dan andal.
Manager Corporate Operation & Services (COS) Regional Sumbagut, Wawan Hermawan, menegaskan komitmen Pertamina dalam menghadirkan layanan aviasi yang profesional bagi maskapai penerbangan selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Kami berkomitmen memberikan layanan aviasi yang andal dan profesional bagi seluruh maskapai penerbangan dengan mengacu pada prinsip Five Zero PAv-Excellence, yakni Zero Accident, Zero Off-spec, Zero Tolerance, Zero Delay, dan Zero Mistake sebagai standar pelayanan Pertamina dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan,” ujarnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut optimistis dapat menjaga keandalan layanan Avtur serta mendukung kelancaran transportasi udara selama periode mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadirkan layanan energi yang optimal bagi masyarakat.(*)




Komentar