Bank Indonesia Sumut dan 8 Perguruan Tinggi Teken Kerja Sama Pendidikan Kebanksentralan

Ket: Penandatanganan kerja sama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dengan delapan perguruan tinggi di Medan dalam Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan 2026.(Dok.BI)

RUBIS.ID, MEDAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara bersama delapan perguruan tinggi di Kota Medan menandatangani Perjanjian Kerja Sama Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.

Adapun delapan perguruan tinggi mitra yang terlibat yakni Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Panca Budi, Universitas HKBP Nommensen, serta Politeknik Negeri Medan.

Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia bersama dunia pendidikan dalam mencetak generasi yang unggul, berintegritas, serta adaptif terhadap dinamika perekonomian, baik di tingkat daerah maupun nasional. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, dalam sambutannya menyampaikan filosofi GORGA sebagai landasan penguatan kualitas pendidikan. Filosofi tersebut mencakup tiga nilai utama, yakni Generasi Unggul yang menekankan pentingnya proses pembelajaran yang konsisten dan berkelanjutan, Organisasi dengan nilai kebersamaan dan kolaborasi sebagai kunci sinergi, serta Generasi Hebat yang diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Program ini menyasar mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari bidang ekonomi dan bisnis seperti ilmu ekonomi, manajemen, akuntansi, hingga ekonomi syariah. Selain itu, program juga mencakup bidang sains dan teknologi (STEM), termasuk teknik, sistem informasi, ilmu komputer, matematika, statistika, serta aktuaria. Tidak hanya itu, bidang sosial seperti komunikasi, ilmu pemerintahan, ilmu sosial politik, dan hukum juga menjadi sasaran, termasuk sektor prioritas daerah seperti pariwisata, pertanian, kehutanan, perikanan, dan ekonomi kreatif.

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan keberlanjutan program melalui penguatan pembelajaran, riset, serta literasi kebanksentralan di lingkungan kampus.

Mahasiswa penerima bantuan juga akan diberdayakan melalui komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) sebagai garda terdepan dalam menyampaikan kebijakan Bank Indonesia sekaligus menjadi calon pemimpin yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.(*)

Komentar

Loading...