Buka Puasa Bersama PWI Tanjungbalai, Wali Kota: Momentum Pererat Silaturahmi dan Solidaritas Insan Pers

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Suasana hangat bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum mempererat kebersamaan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungbalai. Melalui kegiatan buka puasa bersama, para jurnalis berkumpul untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas profesi, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan bertajuk “Merajut Kebersamaan, Menebar Kepedulian” ini dirangkai dengan doa bersama, santunan anak yatim, serta buka puasa bersama Wali Kota dan Forkopimda. Acara digelar di Qiara Cafe, Jalan KS Tubun, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Selasa (17/3/2026) sore.

Mengusung tema “Melalui Momentum Ramadan 1447 Hijriah, Kolaborasi Pers dan Pemko Tanjungbalai untuk Mengawal Pembangunan Daerah Menuju Tanjungbalai EMAS”, kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.

Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif PWI Tanjungbalai. Ia berharap organisasi pers tersebut terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang positif dan membangun kepada masyarakat.

Menurutnya, profesionalisme wartawan harus terus ditingkatkan agar media memenuhi standar yang telah ditetapkan Dewan Pers. Ia juga mendorong pers agar tetap independen, kritis, serta menyajikan informasi yang faktual dan transparan.

“Pers diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk menyukseskan visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera),” ujar Mahyaruddin.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, sejumlah pembangunan dan perbaikan telah dilakukan di berbagai wilayah Kota Tanjungbalai. Meski demikian, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kami berharap PWI dapat membantu menyampaikan berbagai capaian pembangunan kepada masyarakat, dengan pemberitaan yang terkonfirmasi dan beretika agar tidak menimbulkan dampak negatif,” tambahnya.

Mahyaruddin turut mendorong insan pers untuk tidak hanya memberitakan kegiatan seremonial, tetapi juga aktif mengangkat persoalan dan potensi daerah hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kemitraan antara pemerintah dan insan pers melalui koordinasi, sinergi, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

“Silakan beritakan hal-hal positif maupun negatif di Tanjungbalai, namun harus tetap transparan dan berintegritas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Tanjungbalai, Saufi Simangunsong, menyampaikan bahwa PWI merupakan organisasi yang diisi oleh insan pers berkompeten. Hal ini menjadi modal utama dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan sinergitas antara pemerintah dan insan pers,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers semakin erat, serta mampu bersinergi dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (CR)

Komentar

Loading...