Okupansi 100 Persen di 15 Jadwal KA, Sumut Masuki Puncak Arus Balik Lebaran 2026
RUBIS.ID, MEDAN – Puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah Sumatera Utara ditandai dengan lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat, sebanyak 15 dari total 22 perjalanan kereta api pada Selasa (24/3/2026) telah mencapai okupansi 100 persen.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 10.860 tiket telah terjual untuk keberangkatan hari ini. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.
“Pergerakan masyarakat di Sumatera Utara cukup dinamis. Banyak pelanggan yang naik dan turun di stasiun-stasiun antarrelasi, terutama pada KA Siantar Ekspres dan KA Putri Deli yang memiliki tarif ekonomis. Hal ini memungkinkan jumlah tiket terjual melebihi kapasitas tempat duduk karena adanya rotasi penumpang,” ujarnya di Medan.
Sehari sebelumnya, Senin (23/3), tercatat sebanyak 12.332 penumpang menggunakan kereta api untuk kembali ke kota perantauan maupun melakukan perjalanan wisata. Meski demikian, masyarakat masih memiliki alternatif perjalanan pada beberapa relasi tertentu.
“Ketersediaan tiket masih ada untuk sejumlah jadwal KA Sribilah Utama rute Medan–Rantauprapat maupun sebaliknya. Calon penumpang dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk mengecek dan memesan tiket secara praktis,” tambah Anwar.
Hingga hari ke-14 masa Angkutan Lebaran 2026, total tiket yang terjual di wilayah Divre I Sumatera Utara mencapai 171.363 lembar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.410 tiket berasal dari program promo diskon 30 persen, termasuk stimulus ekonomi pemerintah dan program Ramadan Festive 2026.
Menariknya, tingkat pemanfaatan promo tersebut mencapai 104 persen dari kuota awal sebanyak 12.876 tiket, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan program tersebut.
Menghadapi puncak arus balik, KAI mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi kemacetan di jalan raya yang berpotensi menyebabkan keterlambatan.
“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan pelanggan hingga akhir masa Angkutan Lebaran. Seluruh jajaran siap memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan berkesan,” pungkas Anwar.(*)




Komentar