PLN Pastikan Kelistrikan Sumatera Utara Andal di Penghujung Siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 H
RUBIS.ID, MEDAN — Memasuki penghujung masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) memastikan kondisi sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Utara tetap dalam keadaan aman dan andal guna mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pelaksanaan ibadah hingga momentum libur panjang Lebaran.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan, Saleh Siswanto, serta General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, melakukan peninjauan langsung ke Control Room UP2D Sumatera Utara pada Sabtu (28/3). Kunjungan ini dilakukan usai rangkaian kegiatan peresmian listrik desa di Kabupaten Nias Utara.
Dalam peninjauan tersebut, Direktur Distribusi memastikan kondisi sistem kelistrikan berada dalam status normal dan terkendali, dengan dukungan kecukupan daya yang memadai serta sistem kendali yang responsif.
Berdasarkan data sistem interkoneksi Sumatera, tercatat daya mampu sebesar 2.642 MW dengan beban puncak mencapai 2.372 MW. Dengan demikian, cadangan daya (reserve margin) sebesar 270 MW menunjukkan sistem kelistrikan Sumatera Utara berada dalam kondisi surplus dan aman.
“Kami memastikan bahwa daya mampu sistem kelistrikan di Sumatera Utara dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan beban selama periode Idulfitri. Selain itu, sistem komunikasi antara dispatcher dengan unit-unit di lapangan juga berjalan optimal, sehingga apabila terjadi potensi gangguan dapat segera direspons secara cepat, baik melalui sistem remote maupun penanganan langsung di lapangan,” ujar Arsyadany.
Ia menambahkan, penguatan sistem digital melalui Distribution Control Center (DCC) memungkinkan pemantauan jaringan secara real-time, sehingga meningkatkan kecepatan respons serta keandalan sistem distribusi listrik secara keseluruhan.
Sementara itu, untuk sistem kelistrikan terpisah seperti di wilayah kepulauan, PLN juga memastikan keandalan tetap terjaga. Pada Sistem Nias, daya mampu tercatat sebesar 71,20 MW dengan beban puncak 45 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 26,20 MW yang dinilai cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur jaringan distribusi telah dipastikan dalam kondisi optimal melalui kesiapsiagaan personel dan penguatan sistem operasional.
“Keandalan pasokan listrik ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan seluruh personel PLN yang siaga penuh selama Ramadan hingga Idulfitri. Kami memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menikmati libur Lebaran dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital dalam memperoleh layanan kelistrikan secara cepat dan mudah.
“Pelanggan dapat melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, responsif, dan berbasis digital demi meningkatkan pengalaman pelanggan,” tambahnya.
Keberhasilan PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari peran strategis perusahaan sebagai tulang punggung pembangunan nasional, sekaligus mendukung agenda transisi energi menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.(*)




Komentar