Silaturahmi dengan Insan Pers, Wali Kota Mahyaruddin Ajak Bangun Persepsi Positif Wujudkan Tanjungbalai EMAS
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program serta visi dan misi pembangunan daerah demi mewujudkan Tanjungbalai yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal bersama insan pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan aktivis di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (7/4/2026) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin mengajak seluruh pihak menyatukan persepsi guna mendukung visi “Tanjungbalai EMAS” (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).
“Mari kita semua yang hadir di sini menyatukan persepsi untuk mendukung visi mewujudkan Tanjungbalai EMAS,” ujarnya.
Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna, Plt Kadis Perindag Wiwi Fitria, Plt Kadis Lingkungan Hidup Andri Ginting, serta Kepala Satpol PP Pahala Zulfikar.
Mahyaruddin menjelaskan, selama satu tahun dua bulan kepemimpinannya bersama wakil wali kota, berbagai langkah telah dilakukan, seperti penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk memperindah wajah kota serta normalisasi drainase guna mengurangi potensi banjir.
Ia mengakui, berbagai kebijakan tersebut menuai beragam tanggapan dari masyarakat, baik positif maupun negatif. Namun, menurutnya hal itu wajar mengingat kondisi awal kepemimpinan yang penuh keterbatasan.
“Kami mulai menjabat di masa sulit yang bisa dikatakan paceklik, tidak seperti masa-masa sebelumnya,” ungkapnya.
Untuk mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS, Mahyaruddin menegaskan pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Ia juga berharap insan pers, aktivis, mahasiswa, serta LSM dapat berperan aktif dalam membangun narasi yang konstruktif dan positif, karena opini publik sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan pembangunan daerah.
“Kami butuh dukungan, semangat kebersamaan, dan persepsi yang sejalan agar Tanjungbalai EMAS dapat terwujud,” tegasnya.
Selain itu, Mahyaruddin memaparkan bahwa pada tahun 2026 Pemko Tanjungbalai menerima Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp82 miliar. Dana tersebut terdiri dari Rp27 miliar Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat serta dividen Bank Sumut sebesar lebih dari Rp5 miliar.
Anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik guna mendukung tercapainya visi pembangunan daerah.
“Keterbatasan yang kita hadapi tidak mengurangi langkah dan niat kami membangun Kota Tanjungbalai. Istilahnya bukan kendor, tapi tetap gas poll,” pungkas Mahyaruddin. (CR)




Komentar