Gudang BULOG Penuh, Presiden Prabowo Pastikan Negara Hadir Jaga Ketahanan Pangan

Teks foto: Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung stok beras di gudang Perum BULOG saat sidak di Kabupaten Magelang, memastikan cadangan pangan nasional dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat.(Dok.Bulog/ ist)

RUBIS.ID, MAGELANG – Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memastikan stok beras pemerintah berada dalam kondisi aman dan terkendali. Saat ini, total cadangan beras yang dikuasai BULOG mencapai 4,88 juta ton, mencerminkan kesiapan negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto bahkan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang BULOG Danurejo di Kabupaten Magelang, Sabtu (18/4). Sidak tersebut dilakukan usai memberikan pengarahan kepada Ketua DPRD seluruh Indonesia.

Didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya, Presiden ingin memastikan secara langsung kondisi cadangan pangan nasional, khususnya beras, dalam keadaan aman dan siap didistribusikan ke masyarakat.

“Presiden ingin memastikan bahwa cadangan pangan kita berada dalam kondisi aman dan siap disalurkan,” ujar Teddy dalam keterangannya, Minggu (19/4).

Kompleks Gudang BULOG Danurejo sendiri memiliki dua unit bangunan dengan kapasitas total sekitar 7.000 ton dan saat ini terisi penuh. Kondisi tersebut menunjukkan kesiapan stok yang optimal untuk mendukung kebutuhan pangan di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.

Secara nasional, BULOG mengelola 1.540 unit gudang milik sendiri dengan kapasitas riil mencapai 3,06 juta ton. Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan volume stok, BULOG juga memanfaatkan 1.254 unit gudang filial (non-BULOG) dengan kapasitas tambahan sebesar 2,68 juta ton.

Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa tingginya tingkat keterisian gudang merupakan hasil dari optimalisasi penyerapan hasil produksi dalam negeri.

“Dengan target penyerapan sebesar empat juta ton setara beras tahun ini, BULOG melakukan strategi jemput bola dengan turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi di berbagai daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, BULOG juga membuka akses kepada masyarakat untuk melihat langsung kondisi stok beras di gudang sebagai bentuk transparansi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan cadangan pangan nasional.

Dengan stok beras yang melimpah dan distribusi yang terus dijaga, pemerintah memastikan stabilitas pasokan dan harga beras tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.(*)

Komentar

Loading...