1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Nasional
  4. News

Dari Sumsel ke Dunia: OJK Lepas Ekspor Produk Kelapa, Sultan Muda Siap Tembus Pasar Global

Oleh ,

RUBIS.ID, PALEMBANG — Semangat pengusaha muda Sumatera Selatan kembali menunjukkan tajinya. Melalui dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), produk-produk unggulan daerah kini semakin percaya diri menembus pasar internasional. Hal ini ditandai dengan pelepasan ekspor produk turunan kelapa dalam ajang Sultan Muda XporA 2026 yang digelar di Palembang, Selasa (21/4).

Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota DPR RI Bertu Merlas secara simbolis melepas ekspor berbagai komoditas unggulan, mulai dari coconut shell charcoal, coconut chips, hingga lada hitam dan kerupuk olahan.

Produk-produk tersebut akan dikirim ke berbagai negara seperti Cina, Taiwan, dan Perancis, membuka peluang pasar baru sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan dalam perdagangan global.

Bagi OJK, ekspor ini bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi bagian dari strategi besar membangun kekuatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

“Ini bukan hanya tentang ekspor, tetapi bagaimana daerah bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Hernawan.

Program Pengembangan Ekonomi Daerah yang diusung OJK menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem usaha yang terintegrasi, mulai dari produksi hingga akses pembiayaan.
Dengan dukungan sektor jasa keuangan seperti trade finance, Letter of Credit, hingga asuransi, pelaku usaha kini memiliki perlindungan dan akses yang lebih luas untuk berkembang.

Gubernur Herman Deru menyebut, keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi erat antara pemerintah, OJK, dan para pelaku usaha.

“Ini bukti bahwa anak muda Sumsel mampu bersaing dan siap menjadi pelaku ekonomi global,” ujarnya.

Program Sultan Muda sendiri menjadi salah satu motor penggerak utama, dengan target mencetak 100.000 wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Melalui Sultan Muda Sumsel Center, para pelaku usaha mendapatkan ruang untuk belajar, berinovasi, dan terhubung dengan jaringan bisnis serta akses keuangan.

Tak hanya pelepasan ekspor, kegiatan ini juga diisi dengan penguatan ekosistem kewirausahaan, mulai dari rebranding program, peluncuran kartu identitas wirausaha muda, hingga rapat koordinasi percepatan akses keuangan daerah.

Dengan nilai ekspor mencapai Rp1,6 miliar serta dukungan pembiayaan ratusan miliar rupiah, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Sumatera Selatan siap melangkah lebih jauh di panggung ekonomi global.(*)

Baca Juga