Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Tim Monev KLH, Bahas Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Direktorat Penyelenggaraan Sumber Daya Alam Berkelanjutan (PSDAB), Kementerian Lingkungan Hidup, dalam rangka membahas pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan, Rabu (22/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Andri Ginting beserta jajaran. Sementara itu, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dipimpin Direktur PSDAB Hariani Samal, didampingi Pejabat Ahli Madya Dadang Edi Rochaedi dan Perencana Ahli Muda Yehezkiel Bunga.

Audiensi ini bertujuan melakukan evaluasi, pembinaan, serta penyamaan persepsi terkait strategi pengelolaan sampah di Kota Tanjungbalai. Berbagai aspek dibahas, mulai dari pengurangan timbulan sampah, penanganan, hingga peningkatan partisipasi masyarakat melalui edukasi langsung di lingkungan masing-masing.

Dalam arahannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Edukasi yang berkelanjutan sangat penting agar masyarakat memiliki kesadaran dan turut berpartisipasi dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Monev PSDAB, seraya berharap hasil pertemuan tersebut dapat memberikan pemahaman serta mendorong tindak lanjut konkret oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungbalai bersama para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Direktur PSDAB Hariani Samal memaparkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya peningkatan layanan pengelolaan sampah, perbaikan sistem tempat pembuangan akhir (TPA) agar lebih ramah lingkungan, serta penguatan kebijakan dan rencana strategis daerah.

Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi awal antara pemerintah pusat dan daerah guna meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di kabupaten/kota, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

“Kami mendorong pengelolaan sampah yang transparan dan efisien agar program persampahan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Hariani.

Direktorat PSDAB sebelumnya juga telah melakukan pendampingan penguatan pengelolaan sampah di 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara dan Riau, termasuk Kota Tanjungbalai.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai diharapkan dapat memperkuat langkah konkret dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup. (CR)

Komentar

Loading...