Wali Kota Medan Luncurkan Qresto, Pajak Restoran Kini Langsung Masuk Kas Daerah

RUBIS.ID, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi meluncurkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), sebuah sistem pembayaran pajak daerah berbasis digital pertama di Indonesia yang memungkinkan pemisahan tagihan (split bill) secara otomatis dan real-time.

Peluncuran yang digelar di Sushi Tei Sun Plaza pada Senin (27/4) ini menandai langkah maju Kota Medan sebagai pelopor integrasi sistem pembayaran restoran, kafe, hingga hotel yang langsung terhubung ke kas daerah saat transaksi berlangsung.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Hutabarat, Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan I Medan, Jimmy Ardianto, Direktur TI dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofian, serta Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian.

Dalam sambutannya, Rico Waas menjelaskan bahwa Qresto hadir untuk menghapus keraguan masyarakat terkait penyaluran pajak restoran. Melalui sistem ini, pajak yang dibayarkan konsumen akan langsung terpisah dan masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), tanpa harus mengendap di pihak pelaku usaha.

“Selama ini kita menggunakan sistem self-assessment, di mana restoran melaporkan sendiri pendapatannya secara berkala. Dengan Qresto, saat masyarakat membayar, pajaknya langsung masuk ke kas daerah. Tidak ada lagi dana yang mengambang,” tegasnya.

Inovasi Qresto merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan melalui Bapenda, Bank Indonesia, dan Bank Sumut. Wali Kota menyebutkan tiga manfaat utama dari sistem ini, yakni meningkatkan akurasi data, meminimalisir potensi kebocoran pajak di sektor kuliner dan perhotelan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Sebagai proyek percontohan, Sushi Tei ditunjuk sebagai mitra perdana dalam implementasi Qresto. Pemerintah Kota Medan juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang berpartisipasi dengan menyematkan predikat “Restoran Sahabat Pemerintah”.

“Saya minta logo Qresto segera dipasang sebagai penanda bahwa ini adalah restoran berintegritas, transparan, dan membantu negara,” ujar Rico.

Kepala Perwakilan BI Sumut, Rudy Hutabarat, mengapresiasi langkah digitalisasi ini sebagai upaya strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara itu, Sandhy Sofian menegaskan kesiapan Bank Sumut dalam mendukung kelancaran implementasi sistem Qresto di seluruh wilayah.

Acara peluncuran ditutup dengan simulasi transaksi langsung oleh Wali Kota Medan, yang memperlihatkan kemudahan penggunaan aplikasi tersebut. Dengan hadirnya Qresto, Kota Medan diharapkan menjadi inspirasi nasional dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, profesional, dan akuntabel.(*)

Sumber: Bapenda Medan

Komentar

Loading...