Menengok Balik Layar Keselamatan KAI Sumut, Depo Pulubrayan Jadi Kunci Keandalan Sarana

RUBIS.ID, MEDAN – Di balik kelancaran perjalanan kereta api di Sumatera Utara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) terus memperkuat komitmen terhadap keselamatan melalui perawatan sarana yang ketat dan berkelanjutan di Depo Kereta Pulubrayan, Medan.

Depo Kereta Pulubrayan menjadi pusat vital dalam menjaga kesiapan armada. Saat ini, KAI Divre I Sumut mengelola 73 unit kereta penumpang. Sebanyak 58 unit dioperasikan setiap hari untuk melayani 20 perjalanan kereta api, sementara sisanya disiapkan sebagai cadangan sekaligus menjalani perawatan rutin.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pengelolaan sarana tersebut merupakan bagian dari strategi menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
“Pengaturan ini dilakukan agar setiap sarana yang beroperasi tetap andal dan nyaman.

Dengan ketersediaan sarana cadangan, tim teknis memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perawatan secara maksimal sebelum kereta kembali melayani pelanggan,” ujarnya.

Perawatan sarana dilakukan secara berkala dengan siklus bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, hingga tahunan. Untuk perawatan besar atau overhaul dengan siklus 48 bulan, pengerjaan dilakukan di Balai Yasa Pulubrayan yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Selain itu, KAI juga menerapkan sistem pengawasan harian melalui regu daily check yang bertugas memeriksa kondisi kereta sebelum dan setelah operasional.

“Terdapat regu daily check yang bertugas memeriksa setiap sarana, baik sebelum digunakan maupun setelah operasional selesai. Kegiatan ini penting untuk mengantisipasi potensi kerusakan sekecil apa pun yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan dan kenyamanan pelanggan,” tambah Anwar.

Pengawasan juga diperkuat dengan penempatan petugas Pengawas Urusan Sarana (PUS) dan Pengawas Urusan Kereta (PUK) di sejumlah stasiun strategis, seperti Stasiun Medan, Stasiun Binjai, Stasiun Belawan, hingga Stasiun Rantauprapat.

Para petugas tersebut bertugas melakukan pemeriksaan visual setiap kereta berhenti, serta menangani perbaikan ringan jika ditemukan kendala teknis selama perjalanan.

Upaya konsisten dalam menjaga keandalan sarana ini berdampak positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. Pada Triwulan I 2026, KAI Divre I Sumut mencatat jumlah pelanggan mencapai 698.256 orang, meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 618.428 pelanggan.

“Kami meyakini bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam layanan transportasi publik. Melalui perawatan sarana yang disiplin dan konsisten, baik di depo maupun di lintas, kami berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat,” pungkas Anwar.(*)

Komentar

Loading...