May Day 2026, Wali Kota Mahyaruddin Salim: Momentum Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Buruh
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Tanjungbalai berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang digelar di pendopo rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai, Jumat (1/5/2026), menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan elemen pekerja.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh buruh dan pekerja. Ia menegaskan bahwa peringatan May Day harus menjadi pengingat pentingnya penghormatan terhadap hak-hak pekerja serta peningkatan kesejahteraan mereka.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja di Kota Tanjungbalai, sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas serta meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemko Tanjungbalai akan terus memastikan perlindungan tenaga kerja sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 serta regulasi terkait lainnya. Pemerintah juga aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan swasta guna memastikan pemenuhan hak pekerja, termasuk upah sesuai UMK Kota Tanjungbalai sebesar Rp3.490.000 per bulan.
Selain itu, perusahaan juga didorong untuk melibatkan tenaga kerja lokal sebesar 50–80 persen dan memenuhi kewajiban mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 1 persen sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016.
Mahyaruddin juga menekankan pentingnya pengawasan rutin terhadap perusahaan, termasuk kelengkapan administrasi dan pengelolaan lingkungan seperti IPAL, serta kepesertaan pekerja dalam BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam upaya membuka lapangan kerja baru, Pemko Tanjungbalai turut mendorong investasi dan menjalankan program makan bergizi gratis melalui 35 dapur SPPG yang berpotensi menyerap hingga 1.750 tenaga kerja. Selain itu, pembangunan delapan kantor Koperasi Merah Putih juga menjadi bagian dari strategi penyerapan tenaga kerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tingkat pengangguran terbuka di Kota Tanjungbalai berhasil ditekan dari 4,08 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Capaian ini disebut sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Pemko juga terus memperbaiki tata kelola keuangan daerah dengan realisasi belanja hampir 91 persen dan pendapatan asli daerah mencapai sekitar 102 persen,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh buruh untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif guna mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS.
Sementara itu, perwakilan serikat pekerja yang diwakili Ketua DPC F.TNP (K) SBSI Kota Tanjungbalai, Haposan Manurung, mengapresiasi fasilitasi pemerintah dalam penyelenggaraan May Day 2026.
Ia menyampaikan harapan agar pemerintah semakin memperhatikan kesejahteraan buruh, mengingat masih adanya ketimpangan antara beban kerja dan upah yang diterima.
“Kami berharap pertemuan ini membawa perubahan nyata bagi para pekerja buruh di Kota Tanjungbalai,” ungkapnya.
Acara berlangsung penuh kekeluargaan, ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dan tali asih oleh Wali Kota bersama unsur Forkopimda kepada perwakilan elemen buruh, seperti SPTI, F.TIA SBSI, F.TNP SBSI, F.SP RTMM, dan SPTI-KSPSI. (CR)




Komentar