Wali Kota Tanjungbalai Bersama Forkopimda Lepas 131 Calon Jemaah Haji Kloter 11 ke Asrama Haji Medan

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara resmi melepas keberangkatan 131 calon jemaah haji (CJH) Kloter 11 menuju Asrama Haji Medan. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kota Tanjungbalai, Sabtu (2/5/2026) malam.

Jumlah jemaah yang diberangkatkan terdiri dari 130 calon jemaah haji reguler dan 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Provinsi Sumatera Utara. Dari total tersebut, 46 jemaah laki-laki dan 85 perempuan. Rombongan diberangkatkan menggunakan empat unit bus dengan pengawalan ketat dari mobil patroli lalu lintas Polres Tanjungbalai, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta didukung dua unit ambulans.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim. Ia menyebut perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, fisik, serta keikhlasan hati.

“Keberangkatan bapak dan ibu sekalian adalah momen istimewa. Ini bukan hanya perjalanan biasa, tetapi perjalanan ibadah yang sarat makna dan nilai-nilai keimanan,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mendukung pembangunan kehidupan keagamaan masyarakat. Menurutnya, berbagai program telah dijalankan, mulai dari peningkatan kegiatan keagamaan, perbaikan kualitas pengelolaan ibadah haji, hingga pembinaan generasi muda yang berakhlak.

“Kami berharap Kota Tanjungbalai menjadi kota yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Ia turut menyampaikan harapan kepada pihak penyelenggara, khususnya Kementerian Haji dan Umrah, agar para jemaah mendapatkan pendampingan dari petugas yang profesional, layanan kesehatan yang optimal, serta fasilitas akomodasi dan transportasi yang layak selama di Tanah Suci.

Kepada para jemaah, Wali Kota berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling tolong-menolong selama menjalankan ibadah. Ia juga mengingatkan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah selama berada di Madinah dan Makkah.

“Harapan kami, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih predikat haji yang mabrur,” ucapnya.

Selain itu, Wali Kota memberikan instruksi khusus kepada TPHI agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tulus, dan amanah, serta memberikan perhatian maksimal kepada seluruh jemaah, khususnya yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, H. Abdullah Syadad, dalam laporannya menyampaikan adanya perubahan jumlah jemaah menjelang keberangkatan. Dari semula 133 orang, jumlah tersebut berkurang menjadi 130 orang karena satu jemaah meninggal dunia dan dua lainnya batal berangkat akibat kondisi kesehatan.

Dalam daftar manifest, Solehuddin Sinambela tercatat sebagai jemaah termuda dengan usia 30 tahun, sedangkan Ahmad bin Nulin menjadi jemaah tertua dengan usia 84 tahun.

Sesuai jadwal, rombongan dijadwalkan tiba di Asrama Haji Medan pada Minggu (3/5/2026) pukul 09.20 WIB. Selanjutnya, para jemaah akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada Senin pagi, 4 Mei 2026. (CR)

Komentar

Loading...