Pemko Tanjungbalai Perkuat Pengawasan Dapur MBG, Wakil Wali Kota Tinjau Dua SPPG

RUBIS.ID, TANJUNGBALAI — Pemerintah Kota Tanjungbalai menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pengawasan ketat terhadap operasional Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG). Komitmen tersebut ditunjukkan lewat kunjungan monitoring yang dilakukan Wakil Wali Kota Tanjungbalai sekaligus Ketua Satgas MBG, Muhammad Fadly Abdina, bersama Satgas MBG dan Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (5/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau dua dapur SPPG yang dijadwalkan segera beroperasi, yakni SPPG Gading 4 di Jalan Sei Dua Ujung, Kecamatan Datuk Bandar, serta SPPG TBU di Kecamatan Tanjungbalai Utara.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Staf Ahli SDM dan Kemasyarakatan Anwar Ruji, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Satgas MBG Kota Tanjungbalai. Mereka melakukan pengecekan fasilitas sekaligus berdialog langsung dengan pengelola dapur terkait kesiapan operasional dan standar pelayanan.

Muhammad Fadly Abdina menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh dapur SPPG, baik yang sudah maupun yang akan beroperasi, memenuhi standar operasional Badan Gizi Nasional.

“Ini bagian dari upaya kami memastikan seluruh dapur SPPG yang ada di Kota Tanjungbalai benar-benar sesuai standarisasi BGN, mulai dari proses memasak, produksi, hingga distribusi ke sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan monitoring tersebut menjadi bentuk komitmen Pemko Tanjungbalai dalam melakukan pengawasan dan pembenahan berkelanjutan terhadap program penyediaan pangan bergizi bagi anak sekolah dan masyarakat penerima manfaat lainnya.

Menurutnya, pengawasan turut melibatkan berbagai unsur di tingkat wilayah, seperti camat, lurah, dan perangkat kelurahan. Hasil monitoring nantinya akan dilaporkan kepada Wali Kota dan satuan tugas terkait agar seluruh temuan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami pantau terus proses dari hulu ke hilir. Anak-anak harus menerima manfaatnya secara maksimal,” kata Fadly.

Meski pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, Wakil Wali Kota meminta seluruh pengelola SPPG segera melengkapi berbagai persyaratan, termasuk uji laboratorium bahan makanan dan sertifikasi kebersihan.

Selain itu, Pemko Tanjungbalai juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan pengelolaan sampah di lingkungan dapur tetap terjaga sehingga tidak mengganggu higienitas maupun kualitas produksi makanan.

Dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi lintas sektoral, Pemko Tanjungbalai berharap program SPPG dapat berjalan optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta mendukung terciptanya generasi sehat di Kota Tanjungbalai.(CR)

Komentar

Loading...