1. Beranda
  2. Daerah
  3. Ekonomi
  4. News

Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan Capaian Realisasi Investasi Terbesar 2025 pada PIISU 2026

Oleh ,

RUBIS.ID, PARAPAT – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai kembali menorehkan prestasi dalam bidang investasi dengan meraih penghargaan kategori Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025 pada ajang Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) ke-12 Tahun 2026 yang digelar di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/6/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina yang hadir didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Usni Syahzuddin Sinaga.

Kegiatan PIISU 2026 dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan dihadiri unsur Forkopimda Sumut, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, pelaku usaha, investor, UMKM, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menekankan pentingnya penerapan feasibility study atau studi kelayakan usaha dalam pengembangan UMKM. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu pemerintah daerah menilai potensi usaha secara objektif sekaligus meningkatkan daya tarik investasi.

“Jika ingin menawarkan investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, tinggal membawa data UMKM yang sudah memiliki studi kelayakan. UMKM tidak hanya dibina secara umum, tetapi harus dianalisis kelayakannya secara terstruktur agar bisa naik kelas dan memiliki daya saing,” ujar Bobby.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui digitalisasi, kemudahan perizinan, perluasan akses pembiayaan, hingga fasilitasi sertifikasi halal. Selain itu, inovasi dan investasi disebut sebagai dua pilar utama dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing Sumut di tingkat nasional maupun internasional.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

PIISU 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai agenda strategis, seperti pameran inovasi daerah, promosi peluang investasi, forum bisnis, business matching, temu investor, hingga penandatanganan sejumlah kerja sama kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM.

Usai menerima penghargaan, Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemko Tanjungbalai dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan inovasi dan peningkatan investasi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan kemudahan pelayanan kepada para investor guna membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Investasi memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju visi Tanjungbalai EMAS,” ujarnya.

Fadly juga berharap momentum PIISU 2026 dapat dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus mempromosikan berbagai potensi unggulan Kota Tanjungbalai kepada investor dan pelaku usaha di Sumatera Utara.

Dalam kategori Persentase Capaian Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah meraih peringkat pertama, disusul Pemerintah Kota Binjai di posisi kedua, dan Pemerintah Kota Tanjungbalai di peringkat ketiga.

Sementara itu, untuk kategori Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai peringkat pertama, diikuti Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Adapun kategori perusahaan dengan realisasi investasi terbesar tahun 2025 diraih oleh PT Hutama Karya sebagai peringkat pertama, PT Basic International Sumatera di posisi kedua, serta PT Unilever Oleochemical Indonesia di posisi ketiga. (CR)

Baca Juga