Peletakan Batu Pertama Gapura Masjid Jamik, Lailatul Badri Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid
RUBIS.ID, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lailatul Badri, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gapura Masjid Jamik di Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (18/7/2026).
Prosesi tersebut dilakukan bersama pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jamik sebagai tanda dimulainya pembangunan gapura yang diharapkan dapat mempercantik kawasan masjid sekaligus memperkuat identitas keislaman di lingkungan masyarakat.
Dalam sambutannya, Lailatul Badri mengatakan pembangunan gapura tidak hanya berfungsi memperindah tampilan fisik masjid, tetapi juga menjadi simbol syiar Islam dan pengingat bagi masyarakat untuk semakin mencintai serta memakmurkan rumah ibadah.
"Dengan pembangunan gapura ini sebagai upaya untuk memperindah kawasan masjid. Selain itu, pembangunan ini juga memperkuat identitas keislaman di tengah masyarakat," ujar politisi yang akrab disapa Lela itu.
Ia berharap keberadaan gapura baru dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih dekat dengan masjid dan aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan umat, serta pembinaan generasi muda.
"Harus dipahami bersama, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan umat, dan pembinaan generasi muda. Dengan adanya gapura ini, kami berharap menjadi simbol yang mengingatkan masyarakat untuk senantiasa datang dan melaksanakan salat berjamaah," katanya.
Lela juga mengingatkan pentingnya memakmurkan masjid sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur'an.
"Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 18 bahwa yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga, membangun, dan memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban umat," tuturnya.
Ia menambahkan, pembangunan fasilitas pendukung masjid harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat agar rumah ibadah semakin nyaman dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas keagamaan maupun sosial.
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Jamik menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Lailatul Badri terhadap pembangunan di lingkungan Masjid Jamik.
Menurutnya, selain mendukung pembangunan gapura, Lailatul Badri juga telah memperjuangkan sejumlah kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut, termasuk perbaikan fasilitas pemakaman muslim.
"Kami atas nama jamaah mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Ibu Lailatul Badri yang telah memberikan perhatian kepada Masjid Jamik. Selain pembangunan gapura, kondisi pagar pemakaman muslim yang sejak tahun 2025 kami keluhkan karena miring kini telah mendapat perhatian pemerintah. Drainase juga telah dibenahi, dan kawasan ini sekarang menjadi lebih terang karena lampu penerangan jalan sudah dipasang berkat perjuangan beliau," ungkap Ketua BKM.
Ia berharap sinergi antara masyarakat, pengurus masjid, dan pemerintah terus terjalin sehingga pembangunan di kawasan Masjid Jamik dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pembangunan Gapura Masjid Jamik diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercantik kawasan rumah ibadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan umat di Kecamatan Medan Timur.(*)




Komentar