Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Edukasi Pengelolaan Sampah kepada Ratusan Anak di Medan dan Batam

RUBIS.ID, MEDAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan edukatif bertema lingkungan di Sumatera Utara dan Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan hak anak sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Mengusung tema nasional "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan", kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Di Kota Medan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal Medan bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Sumatera Utara dan UPTD Pelayanan Sosial Anak Balita Kota Medan menggelar edukasi pengelolaan sampah yang diikuti 58 anak dan 44 guru pendamping.

Selain mendapatkan materi mengenai pengelolaan sampah, para peserta juga mengikuti lomba mewarnai bertema lingkungan. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Agustina Siregar, mengatakan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa membangun generasi masa depan merupakan tanggung jawab bersama.

"Hari Anak Nasional mengingatkan bahwa kasih sayang kepada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kasih sayang fisik, tetapi juga melalui pengasuhan yang baik, penyediaan ruang aman dari berbagai bentuk kekerasan untuk belajar dan bermain, serta kesempatan mengembangkan potensi terbaiknya," ujarnya.

Sementara itu di Kota Batam, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal Hang Nadim berkolaborasi dengan Unit Bank Sampah RTOne Berseri menyelenggarakan edukasi pengelolaan sampah dan replikasi program Vertikultur Plus di SDN 012 Nongsa.

Sebanyak 480 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka diperkenalkan pada konsep pertanian perkotaan melalui metode Tong Vertikultur Plus yang memanfaatkan sampah organik menjadi kompos untuk budidaya tanaman. Program ini diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kepala SDN 012 Nongsa, Yusrizal, mengapresiasi inisiatif Pertamina dalam memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada para siswa.

Menurutnya, kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik merupakan langkah positif dalam membentuk karakter peserta didik. Selain memahami jenis-jenis sampah, siswa juga memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan sampah organik menjadi kompos melalui Vertikultur Plus dan eco enzyme.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak melalui pengalaman edukatif.

"Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, mereka perlu mendapatkan ruang untuk belajar, berkreasi, sekaligus membangun karakter sejak dini," katanya.

Ia menambahkan, Pertamina ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui cara yang menyenangkan sehingga dapat menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Fahrougi berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat terus diperkuat agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan memiliki kesempatan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya menjalankan program TJSL yang berorientasi pada pembangunan masyarakat.

Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 12 tentang Konsumsi serta Produksi yang Bertanggung Jawab melalui edukasi pengelolaan sampah sejak usia dini.(*)

Komentar

Loading...