BRT Mebidang Resmi Beroperasi: Bobylovers Sumut Siap Kawal dan Sosialisasi Transportasi Ramah Lingkungan
RUBIS.ID, MEDAN — Ketua Bobylovers Sumatera Utara (Sumut), Andy Syahputra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah berani Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang resmi meluncurkan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang. Kehadiran bus listrik rute Medan-Binjai dan Medan-Lubukpakam ini dinilai sebagai wujud nyata kepemimpinan yang progresif dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan.
"Kami dari Bobylovers Sumut menyambut hangat dan bangga atas terobosan besar Pak Bobby Nasution. Kehadiran BRT Mebidang ini bukan sekadar janji politik, melainkan bukti nyata komitmen beliau dalam menjawab krisis kemacetan dan polusi udara di kawasan Metropolitan Mebidang," ujar di Medan, Rabu (19/08).
Menurutnya, ketegasan Gubernur dalam menginstruksikan para kepala daerah untuk menanggalkan ego sektoral adalah kunci utama dari keberhasilan proyek interkoneksi kawasan Mebidang ini.
"Pak Bobby memberikan teladan kepemimpinan yang visioner. Beliau paham betul bahwa masalah mobilitas masyarakat tidak bisa diselesaikan secara parsial per wilayah, melainkan harus terintegrasi. Sinergi antara Medan, Binjai, dan Deliserdang yang diikat oleh BRT ini adalah langkah strategis yang sangat tepat," tegasnya.
Lebih lanjut, Andy menyoroti pesan penting Gubernur mengenai perubahan budaya bertransportasi masyarakat. Ia mengimbau seluruh elemen relawan dan masyarakat umum untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.
"Seperti yang disampaikan Pak Bobby, BRT ini adalah upaya mentransformasi budaya mobilitas kita dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Saya mengajak seluruh anggota Bobylovers dan warga Sumut untuk mendukung penuh fasilitas ini dengan rutin menggunakannya dan menjaga kebersihan bus secara bersama-sama," tambahnya.
Dalam acara peresmian tersebut, Gubernur Bobby Nasution memang menegaskan bahwa keberhasilan BRT bergantung pada konsistensi pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Usai peresmian, Gubernur bersama rombongan langsung menjajal bus listrik tersebut dari Terminal Lubukpakam menuju Lapangan Merdeka Medan.
Andy juga mengapresiasi kebijakan masa uji coba dengan skema gratis, yang dinilainya sangat berpihak pada rakyat kecil.
"Keputusan menggratiskan tarif selama masa uji coba adalah bukti empati Pak Bobby kepada masyarakat. Bahkan saat beroperasi penuh nanti, penetapan tarif Rp4.300 untuk umum dan Rp3.000 bagi pelajar, disabilitas, serta lansia sangat terjangkau dan berkeadilan. Kami Bobylovers Sumut siap mengawal serta mensosialisasikan program ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga," pungkas Andy.
Pengoperasian BRT Mebidang didukung penuh oleh Kementerian Perhubungan dan Bank Dunia guna menekan tingkat kemacetan Medan yang kini mencapai 54,2%. Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa tahap uji coba mengoperasikan dua unit bus listrik sebelum memasuki target operasi penuh pada 8 Desember 2026 dengan total 30 armada bus listrik.(*)




Komentar