Bulog Sumut Pasok Beras SPHP dan Minyakita di Bazar TNI HUT ke-81
RUBIS.ID, MEDAN — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) turut mendukung pelaksanaan Bazar TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 dengan memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita untuk masyarakat.
Kegiatan bazar tersebut dilaksanakan pada 22–23 September 2026 dan melibatkan seluruh matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Udara (AU), dan TNI Angkatan Laut (AL).
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan penyaluran beras SPHP melalui kerja sama dengan TNI merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dapat menjangkau masyarakat secara luas.
“Kerja sama dengan TNI tidak hanya untuk Bulog menyerap gabah/beras hasil panen petani dalam negeri, melainkan juga terkait penyaluran beras SPHP melalui GPM dengan TNI,” kata Budi.
Menurutnya, jaringan TNI yang tersebar luas menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas distribusi beras SPHP melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Dalam rangkaian Bazar TNI HUT ke-81, Bulog Sumut memasok beras SPHP dan Minyakita di sejumlah lokasi.
Untuk wilayah Kota Medan, kegiatan di antaranya berlangsung di Lapangan Benteng bersama TNI AD, Lanud Soewondo bersama TNI AU, serta Kodaeral I Belawan bersama TNI AL.
Sementara untuk TNI AD, Bulog Sumut turut mendukung bazar di Korem Kawal Samudera Sibolga, Kodim Medan, Kodim Asahan, Kodim Tanah Karo, Kodim Dairi, Kodim Simalungun, Kodim Taput, Kodim Tapsel, Kodim Labuhanbatu, Kodim Deli Serdang dan Kodim Nias.
Budi berharap penyaluran pangan murah dalam kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam pengendalian inflasi daerah.
“Dengan pelaksanaan penyaluran beras SPHP dan Minyakita di agenda Bazar TNI ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan bahan pangan murah sekaligus mendukung upaya bersama dalam pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.
Budi menyebutkan, harga beras SPHP yang dijual dalam kegiatan bazar mencapai Rp58.000 per sak atau sekitar Rp11.600 per kilogram. Sementara Minyakita dijual Rp15.000 per liter.
“Di lokasi bazar tadi saya lihat beras SPHP dijual Rp58.000 per sak atau Rp11.600 per kilogram dan Minyakita dijual Rp15.000 per liter, jadi dijual di bawah HET pemerintah,” tutup Budi.(*)





Komentar