PERMATA: Program Al-Wasliyah Klambir Lima yang Tumbuhkan Semangat Qur’ani di Kalangan Orang Tua

RUBIS.ID, KLAMBIR LIMA - Dalam upaya menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an di lingkungan keluarga besar Sekolah Islam Terpadu (IT) Al-Wasliyah Klambir Lima, lahirlah sebuah program pembinaan ruhani yang inspiratif bernama PERMATA, singkatan dari Perbaikan Membaca Al-Qur’an untuk Orang Tua.

Program ini digagas oleh Ustadz Rizqi Almaajid, S.Pd, sebagai wujud kepedulian terhadap pentingnya peran orang tua dalam menumbuhkan budaya Qur’ani di rumah dan sekolah. Melalui PERMATA, sekolah berupaya menciptakan sinergi antara pembelajaran anak dan keteladanan orang tua, agar cahaya Al-Qur’an benar-benar hidup dalam setiap keluarga.

Kegiatan PERMATA resmi dimulai pada Rabu, 3 September 2025, dan hingga kini terus berjalan secara rutin setiap hari Jumat. Antusiasme para orang tua sangat tinggi, dengan peserta yang berasal dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, hingga SMP IT Al-Wasliyah Klambir Lima.

Dua Fokus Utama PERMATA

Program ini menitikberatkan pada dua aspek penting dalam pembinaan Qur’ani:

1. Tahsinul Qira’ah (Perbaikan Bacaan Al-Qur’an) — memperbaiki makhraj, sifatul huruf, dan tajwid agar bacaan lebih benar dan tartil.

2. Tahfidzul Qur’an (Menghafal Al-Qur’an) — menambah hafalan surah-surah pendek dengan bimbingan guru, disertai murojaah dan pemantapan hafalan bersama.

Agar pembelajaran lebih efektif, peserta dibagi ke dalam kelompok belajar berdasarkan kemampuan masing-masing. Setiap kelompok dibimbing oleh pengajar berpengalaman di bidang tahsin dan tahfidz, yaitu:

Umi Sri Windari, M.Pd, Ustadz Rizqi Almaajid, S.Pd,
Ustadz M. Wan Neil Asbah Daulay, Ustadz M. Haidir Habib, Umi Wulan Dwi Harpani, S.Pd, Umi Poppy Citra Dini Samosir, S.Pd.I, Umi Selpiana, S.Pd.I.

Ladang Pahala dan Kekuatan Ruhani

Dalam pelaksanaannya, Ustadz Rizqi Almaajid, S.Pd, selaku Ketua Program menegaskan bahwa PERMATA bukan sekadar ajang membaca Al-Qur’an, melainkan ladang pahala dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Setiap huruf yang dibaca dan diulang dengan niat memperbaiki diri adalah perhiasan bagi hati dan amal yang tidak ternilai,” ujarnya.

Sementara itu, Ummi Sri Windari, M.Pd, selaku Koordinator Tahfidz dan Tahsin Sekolah IT Al-Wasliyah Klambir Lima, menyampaikan bahwa PERMATA menjadi bagian penting dari upaya sekolah membangun ekosistem Qur’ani yang menyeluruh.

“Semangat membaca dan menghafal Al-Qur’an tidak boleh berhenti di ruang kelas, tetapi harus hidup di rumah para orang tua,” tuturnya.

Suasana Hangat dan Penuh Kekeluargaan

Setiap sesi PERMATA berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta mengikuti kegiatan tahsin, tahfidz, murojaah, serta tausiyah singkat yang menyejukkan hati. Dengan pendekatan yang lembut dan sistematis, para orang tua semakin percaya diri dalam memperbaiki bacaan dan menambah hafalan.

Kini, PERMATA telah menjadi program unggulan pembinaan karakter Qur’ani bagi para orang tua di lingkungan IT Al-Wasliyah Klambir Lima. Melalui kegiatan rutin setiap Jumat, semangat cinta Al-Qur’an terus tumbuh, ukhuwah terjalin erat, dan nilai-nilai Qur’ani semakin kuat tertanam dalam hati keluarga besar Al-Wasliyah.

“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Dengan hadirnya PERMATA, diharapkan lahir keluarga Qur’ani — keluarga yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber cahaya, dan kekuatan dalam setiap langkah kehidupan.(*)

Komentar

Loading...