Pers Jadi Mitra Strategis Kejati Sumut dalam Mendukung Penegakan Hukum Profesional

{"data":{"source_platform":"mobile_2","pictureId":"f1298b9faa5c479e9777ed20cb9432d6","appversion":"8.6.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"retouch","originAppId":"7356","exportType":"","editType":"","alias":"","enterFrom":"enter_launch","capability_key":["edit"],"capability_extra_v2":{"edit":[{"panel":"hd_quality_picture"},{"panel":"one_key_edit"}]},"effect_type":"tool","effect_id":"edit"},"source_type":"hypic","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"awgvo7gzpeas2ho6","template_id":"","filter_id":[],"capability_key":["edit"],"capability_extra_v2":{"edit":[{"panel":"hd_quality_picture"},{"panel":"one_key_edit"}]}}"}

RUBIS.ID, MEDAN — Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan kemitraan yang strategis dan humanis bersama insan pers dalam mendukung publikasi penegakan hukum serta pelayanan hukum kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Rizaldi mewakili Kepala Kejati Sumatera Utara di ruang kerjanya di Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Senin (11/5/2026).

Dalam keterangannya, Rizaldi membantah isu yang menyebut Kajati Sumut anti kritik maupun tudingan bahwa pihaknya tidak terbuka terhadap wartawan. Menurutnya, informasi yang beredar di sejumlah kanal media dan media sosial hanya merupakan opini sepihak yang tidak sesuai fakta sebenarnya.

“Tidak benar tuduhan kalau jaksa anti kritik. Kami tetap terbuka dan menjalin komunikasi yang baik dengan rekan-rekan media,” tegas Rizaldi.

Ia menjelaskan, polemik tersebut bermula ketika ada pihak yang mengatasnamakan forum salah satu media mengaku sebagai mitra Kejati Sumut dan merasa belum diakomodasi untuk bertemu pimpinan Kejati Sumut pada Jumat (8/5/2026).

Menurut Rizaldi, pihak Kejati Sumut sebenarnya telah memberikan penjelasan bahwa pertemuan akan difasilitasi, namun meminta agar menunggu waktu dan kesempatan yang tepat.

“Saya sudah sampaikan agar bersabar karena akan difasilitasi. Namun mungkin jawaban itu tidak dipahami, sehingga mereka datang secara mendadak ke Gedung PTSP Kejati Sumut,” ujarnya.

Saat rombongan media tersebut datang, lanjut Rizaldi, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) telah menjelaskan bahwa Kepala Kejati Sumut sedang berada di luar kota. Selain itu, Asisten Intelijen juga tidak berada di tempat, sementara Kasi Penkum sedang menjalankan work from home (WFH) sesuai jadwal efisiensi energi yang dianjurkan pemerintah.

Rizaldi menegaskan bahwa Kejati Sumut hingga saat ini tetap berkomitmen menjalin hubungan baik dengan seluruh insan pers, baik media online, cetak, maupun media mainstream lainnya.

“Kami sangat terbuka dengan kehadiran pers yang profesional. Kritik yang positif dan membangun tentu akan menjadi semangat bersama dalam meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum di wilayah Kejati Sumatera Utara dan jajaran,” katanya.

Menutup keterangannya, Rizaldi menyebut pihaknya selama ini terus memberikan pelayanan informasi kepada wartawan secara profesional. Bahkan, berbagai narasi pemberitaan beserta dokumentasi kegiatan rutin dibagikan kepada insan pers melalui grup WhatsApp tanpa membeda-bedakan kelompok media tertentu.

“Kami akan terus melayani pers secara profesional dalam konteks pemberitaan setiap waktu,” pungkasnya.(*)

Komentar

Loading...